**Borneonews - Tanjung Selor**, Kepolisian Daerah Kalimantan Utara berhasil menggagalkan upaya penyeludupan narkoba jenis sabu seberat enam kilogram yang berasal dari Tawau, Malaysia. Penangkapan ini dilakukan oleh tim Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kaltara pada hari Rabu, 5 September 2024, di perairan Sungai Bandara, Kota Tarakan.
Berdasarkan informasi dari intelijen yang kuat, tim melakukan pengawasan yang intensif di wilayah-wilayah perairan yang diketahui sebagai jalur penyeludupan. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pria yang baru saja turun dari sebuah *speedboat* dan didapati membawa karung yang berisi paket-paket mencurigakan.
Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ditemukan empat bungkus besar berisi kristal sabu yang disembunyikan di dalam empat buah ember. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain, termasuk handphone, tas selempang, dan beberapa kemasan makanan.
Tersangka yang ditangkap, yang dikenali dengan inisial "W", merupakan warga negara Indonesia yang berasal dari Kendari, Sulawesi Tenggara. Saat ini, ia telah ditahan di Mapolda Kaltara yang terletak di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam.
Pengungkapan kasus ini mencerminkan kesiapan Ditpolairud Polda Kaltara dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah tersebut. Penyeludupan narkoba antarnegara merupakan masalah serius yang sangat mengancam keselamatan masyarakat secara luas.
Polda Kaltara juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama dalam usaha melawan peredaran narkoba. Masyarakat diharapkan melaporkan kepada pihak kepolisian jika mereka melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba.
Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting guna menciptakan lingkungan yang bersih dari pengaruh narkoba, tambah Kabid Humas Polda Kaltara.
ANTARA
Polda Kaltara Gagalkan Penyeludupan 6 Kg Sabu dari Malaysia
Bagikan:

TANJUNG SELOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Raharjati Nursamsa Raih Perak World Climbing Series di Chile
ISPU Kapuas Melonjak dari 1.657 ke 2.406 dalam Sejam, Udara Berstatus Berbahaya
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
Komentar (0)
Memuat komentar…







