JAYAPURA –
**Borneonews - Biak Numfor**, Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, Papua, tengah mengintensifkan upaya untuk mempromosikan budaya menabung di kalangan siswa-siswa di berbagai satuan pendidikan. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk dukungan terhadap program Gerakan Menabung Indonesia (GMI) yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2024. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi penting dalam meningkatkan literasi keuangan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, tujuan utama dari Gerakan Menabung Indonesia adalah untuk meningkatkan pemahaman serta kemandirian generasi muda, khususnya di bidang finansial. Kamaruddin menjelaskan bahwa pihaknya selalu berusaha untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menabung di kalangan pelajar di Kabupaten Biak Numfor. Ia menambahkan bahwa literasi keuangan dan kebiasaan menabung yang dibangun sejak dini dapat menjadikan pelajar lebih paham akan nilai pentingnya menabung dalam kehidupan mereka. Lebih lanjut, program Simpanan Pelajar (SimPel/SimPel iB) yang ditawarkan oleh berbagai bank, baik pemerintah maupun swasta, menjadi salah satu cara untuk mendukung budaya menabung ini. Harapannya, gerakan ini dapat menarik perhatian para pelajar dalam wilayah tersebut untuk aktif menabung. Kamaruddin menunjukkan keyakinannya bahwa mengajarkan kebiasaan menabung sejak usia dini dapat membanggakan kedua orang tua serta lembaga pendidikan. Ia mengajak seluruh satuan pendidikan untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran siswa-siswi mengenai pentingnya menabung. Di Kabupaten Biak Numfor, sejumlah bank menyediakan layanan tabungan junior, di antaranya adalah BRI, BNI, dan Bank Papua, serta bank-bank swasta lainnya. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi para pelajar untuk memulai kebiasaan positif tersebut. ANTARA