SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Tim Antasena dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersiap untuk merancang sepeda motor berbahan bakar hidrogen pertama mereka. Persiapan ini dilakukan setelah mereka mendapatkan pendanaan dari program Perusahaan Listrik Negara Innovation and Competition in Electricity (PLN ICE) tahun 2024. Ketua Tim Pendanaan Antasena ITS, Barra Izzatur Radhi'fan, menjelaskan bahwa PLN ICE adalah program pendanaan yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan PLN. Program ini berlangsung setiap tahun dan memiliki tiga kategori utama, yaitu rancang bangun *gokart* listrik, rancang bangun sepeda motor hidrogen, serta ide-ide inovatif di bidang ketenagalistrikan. Tahun ini, tim Antasena terlibat dalam kategori sepeda motor hidrogen yang selaras dengan visi mereka. Dalam seleksi program, ada total 22 tim yang berkompetisi, termasuk tim Antasena. Setiap tim diwajibkan untuk melakukan penelitian riset serta mengembangkan inovasi berupa sepeda motor hidrogen. Akhirnya, tim Antasena terpilih sebagai salah satu dari dua tim yang berhasil lolos ke tahap pendanaan di kategori ini. Dalam proses pengembangan, tim ini berfokus pada pembuatan sepeda motor bertipe skuter yang diharapkan nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Desain sepeda motor ini mengusung konsep *Smart, Safe, and Sustainable*, dilengkapi dengan berbagai fitur terkini. Salah satu inovasi yang ada adalah sistem Smart Energy Control, yang memungkinkan kendaraan beroperasi dalam tiga mode berbeda untuk meningkatkan efisiensinya. Sepeda motor yang dirancang oleh tim ini memiliki jarak tempuh hingga 203 kilometer. Salah satu fitur menariknya adalah Anodic Recirculation System, sebuah sistem yang dapat mendaur ulang hidrogen yang terbuang untuk dijadikan sumber energi kembali. Selain itu, sepeda motor ini juga dilengkapi dengan fitur *Global Positioning System* (GPS) dan *Realtime Display Mobile* yang terhubung dengan *Internet of Things* (IoT). Dengan demikian, fitur-fitur tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para pengguna kendaraannya. Barra berharap melalui program pendanaan ini, timnya dapat melaksanakan semua rencana pengembangan yang telah disusun. Diharapkan dalam kurun waktu dua tahun mendatang, inovasi ini sudah dapat diluncurkan ke pasar. Selain itu, dia juga mengungkapkan harapannya agar kolaborasi dengan PLN dapat berlanjut melalui berbagai riset yang akan datang dari tim Antasena. ANTARA