**Borneonews - Ibu Kota Nusantara (IKN)**, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menunjukkan perhatian yang mendalam saat mengikuti pengarahan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo kepada pejabat TNI dan Polri. Acara ini berlangsung di Istana Negara yang terletak di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, pada hari Kamis.
Prabowo, yang juga merupakan Presiden Terpilih Republik Indonesia, terlihat sangat fokus. Ia memegang pena dan sebuah catatan kecil, mencatat arahan-arahan penting dari Presiden Jokowi. Hal ini menunjukkan keseriusannya dalam menyerap informasi yang diberikan.
Dalam pengarahan tersebut, Presiden Jokowi menekankan beberapa pesan penting kepada para pejabat TNI dan Polri. Salah satunya adalah penekanan untuk selalu bersikap humanis dalam menjalankan tugas. Hal ini mencerminkan pentingnya pendekatan manusiawi dalam interaksi dengan masyarakat.
Selain itu, Presiden juga meminta agar kedua institusi tersebut berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan negara. "Sekali lagi, negara kita Indonesia membutuhkan stabilitas untuk tumbuh dan melakukan pembangunan. Tidak mungkin suatu negara yang sedang berkonflik dapat membangun," ungkap Jokowi dalam arahannya yang tegas.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa menjaga stabilitas tersebut memerlukan kontribusi dari anggota TNI dan Polri yang profesional dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Kepercayaan publik memainkan peranan penting dalam menciptakan situasi yang kondusif untuk pembangunan dan kemajuan bangsa.
ANTARA
Prabowo Serius Menyimak Arahan Jokowi di Ibu Kota Nusantara
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Semarak Bulan Bahasa Digelar Serentak di 30 Balai Bahasa, Kalteng Angkat Seni dan Sastra
Shin Tae-yong Bersimpati Terhadap Pelatih Super League yang Dipecat
PSMS Medan Bungkam PSIS Semarang 2-1
Komisi III DPR Minta Kapolri Terus Gas Pol Perangi Narkoba
Manchester United Tak Berdaya, Dihajar Bournemouth 0-3 di Old Trafford
Gol McKennie dan Luiz Bawa Juventus Menang 2-0 atas Lecce
Komentar (0)
Memuat komentar…







