**Borneonews - Mataram**, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat (NTB), Aidy Furqan, menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan di tingkat nasional maupun daerah. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Temu Ilmiah Mahasiswa Bidikmisi Universitas Mataram yang berlangsung di Auditorium Yusuf Abu Bakar, Kota Mataram, pada hari Kamis.
Aidy menyoroti empat kualitas penting yang harus dimiliki oleh generasi muda agar dapat menjadi pemimpin yang efektif. Kualitas-kualitas tersebut meliputi jiwa visioner, kemampuan untuk menjadi fasilitator, kebermanfaatan, dan pemahaman mengenai *kebhinnekaan global*. Dengan memiliki kualitas-kualitas ini, diharapkan generasi muda mampu menjawab tantangan masa depan.
Ia menjelaskan bahwa kekayaan budaya Nusantara memerlukan individu yang bukan hanya terampil, tetapi juga memiliki visi yang jelas untuk Indonesia ke depan. Aidy menganggap Generasi Z sebagai tulang punggung yang akan mengelola negeri ini. Menurut data sensus penduduk yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik pada tahun 2020, generasi Z di NTB mencapai 28,62 persen dari total populasi yang berjumlah 5,32 juta jiwa. Sementara itu, generasi milenial menyumbang sebesar 27,24 persen dari populasi tersebut.
Lebih lanjut, Aidy menjelaskan bahwa kemampuan pertama yang harus dimiliki oleh generasi muda adalah visi yang futuristik dan kemampuan berpikir yang relevan untuk jangka waktu 10 hingga 30 tahun ke depan. Visi ini haruslah sesuai dengan kualifikasi keilmuan yang ada saat ini. Dengan memiliki jiwa visioner, generasi muda akan mampu berinteraksi dan menjalin hubungan dengan berbagai pihak, tanpa memandang latar belakang keilmuan atau identitas yang berbeda.
Selanjutnya, Aidy menekankan pentingnya kemampuan kedua, yakni keahlian dalam memfasilitasi. Dalam konteks ini, generasi muda diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam masyarakat, memberikan dukungan, dan menguatkan lingkungan sosial di sekitar mereka. Hal ini berkaitan erat dengan kemampuan ketiga, di mana generasi muda harus dapat membawa kesejukan dan dampak positif bagi masyarakat.
Akhirnya, kemampuan keempat yang sangat penting adalah pemahaman mengenai *kebhinnekaan global*, terutama mengingat Indonesia memiliki politik luar negeri yang bebas aktif. Hal ini membuat generasi muda harus belajar tentang pergaulan internasional sejak dini, tutup Aidy.
ANTARA
Peran Besar Generasi Muda dalam Pembangunan Nasional dan Daerah
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







