BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Korem 051/Wijayakarta telah menjalin kerjasama dengan perusahaan swasta PT Hinsa Sejahtera Indonesia dalam upaya memajukan sektor pertanian lokal. Kerja sama ini dilakukan melalui program-program inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan sektor pertanian melalu skema kemitraan strategis. Komandan Korem 051/Wijayakarta, Brigjen TNI Riyanto, menjelaskan bahwa penandatanganan kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi sektor pertanian dengan mengandeng PT Hinsa Sejahtera Indonesia. Dalam pernyataannya di Cikarang, hari Kamis lalu, Brigjen Riyanto menyatakan bahwa kolaborasi ini diproyeksikan untuk menjadi motor penggerak dalam pengembangan pertanian lokal. Fokus utamanya adalah peningkatan hasil produksi bawang merah yang berasal dari lahan pertanian perkotaan atau *urban farming* di Desa Wanajaya, Cibitung, Kabupaten Bekasi. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kerjasama ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, juga ditujukan untuk memastikan bahwa bawang merah yang dihasilkan memenuhi standar kualitas tinggi dan dapat dipasarkan di berbagai supermarket di seluruh Indonesia. Perusahaan PT Hinsa Sejahtera Indonesia juga telah menegaskan keterlibatannya dalam memasarkan hasil panen bawang merah, sehingga potensi sumber daya lokal ini dapat diperkenalkan di tingkat nasional. Dengan memanfaatkan potensi luar biasa yang ada serta pengelolaan yang baik, lahan pertanian di wilayah ini diharapkan dapat menjadi solusi penting dalam memenuhi kebutuhan pangan, terutama untuk komoditi bawang merah. Brigjen Riyanto menegaskan pentingnya komitmen untuk terus mengoptimalkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian, agar dapat bersaing dengan produk-produk lainnya di pasar modern. Ia juga menyampaikan bahwa inisiatif ini lebih dari sekadar kerjasama biasa, tetapi merupakan awal dari era baru bagi pertanian lokal, khususnya di Kabupaten Bekasi. Dampak dari kerjasama ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Menurut Brigjen Riyanto, langkah ini adalah pencapaian yang monumental, yang akan membangun reputasi pertanian lokal Bekasi di kancah nasional. ANTARA