JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan bahwa ia mempercayakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk meneruskan perjuangan bangsa dalam membela hak-hak rakyat Palestina di tengah agresi yang terus berlangsung dari Israel. Pernyataan tersebut disampaikan saat beliau mengucapkan selamat tinggal kepada anggota Komisi I DPR yang menangani kebijakan luar negeri, dalam pertemuan kerja yang digelar di Kompleks Parlemen. Dalam kesempatan tersebut, Marsudi menegaskan pentingnya tidak membiarkan rakyat Palestina sendiri, sementara hak-hak mereka dilanggar dengan semena-mena. Menurutnya, mendukung perjuangan rakyat Palestina adalah bagian dari upaya kemanusiaan dan keadilan. Keteguhan Indonesia dalam memberikan dukungan kepada Palestina telah mendapatkan perhatian dan penghormatan di tingkat global. Menteri Marsudi meyakini bahwa pemerintah dan DPR saling mendukung dan melengkapi dalam usaha bersama untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia. Ia optimis bahwa anggota parlemen yang baru untuk periode 2024-2029 akan melanjutkan perhatian terhadap isu Palestina. Di samping itu, Marsudi juga menyampaikan rasa terhormat dan rendah hati menjadi pemimpin diplomasi Indonesia selama sepuluh tahun terakhir. Ia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi bangsa ini setelah masa jabatannya berakhir. Marsudi bukanlah satu-satunya menteri di Kabinet Indonesia Maju yang mengucapkan selamat tinggal kepada anggota DPR. Beberapa menteri lain, termasuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan mantan Menteri Sosial Tri Rismaharini, juga telah melakukan hal serupa dengan meminta maaf kepada rekan-rekannya di parlemen. Masa jabatan Kabinet Indonesia Maju saat ini akan berakhir pada 20 Oktober 2024, saat Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia yang baru untuk periode 2024-2029. ANTARA