**Borneonews - Kendari**, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan bahwa pembangunan gerbang Jalan Wisata Kendari-Toronipa sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra, Pahri Yamsul, saat memberikan klarifikasi terkait sorotan dan kritik yang muncul di masyarakat.
Dalam pernyataannya, Pahri Yamsul menanggapi informasi yang menyebutkan bahwa pilar-pilar gerbang tersebut terbuat dari *triplek*. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak akurat, karena bahan yang digunakan untuk gerbang adalah GRC (Glass Reinforced Concrete) atau beton bertulang serat kaca, yang merupakan material yang populer digunakan dalam arsitektur modern untuk memberikan nilai estetika.
Anggaran untuk pembangunan gerbang tersebut mencapai Rp32 miliar, yang menurutnya telah sesuai dengan kebutuhan dari struktur bangunan itu. Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa penggunaan anggaran tersebut telah diawasi dan diperiksa oleh inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Pahri Yamsul menjelaskan bahwa desain gerbang mencakup empat pilar yang dirancang dengan ruang kosong di bagian dalamnya. Tujuannya, agar memudahkan proses pemeliharaan apabila terjadi kerusakan. Dengan desain tersebut, petugas dapat dengan mudah mengakses area yang membutuhkan perbaikan, termasuk pengecatan dan pemeliharaan lainnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemilihan GRC sebagai bahan baku lebih menguntungkan dibandingkan penggunaan batu merah atau batako. GRC memungkinkan untuk lebih fleksibel dalam desain, sehingga berbagai bentuk bisa diwujudkan dengan mudah, menciptakan tampilan yang lebih megah dan menarik.
Dikatakannya, GRC telah banyak digunakan di Kota Kendari, bahkan beberapa bangunan besar di Indonesia juga menggunakan material yang sama. Pahri Yamsul meyakinkan bahwa bahan GRC yang digunakan telah memiliki uji laboratorium dan terbukti dapat bertahan hingga 25 tahun, serta memiliki kekuatan yang teruji.
Terakhir, ia juga menginformasikan bahwa kerusakan yang terjadi pada beberapa pilar gerbang disebabkan oleh tindakan individu yang tidak bertanggung jawab. Pihak kepolisian, dalam hal ini Polresta Kendari, telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani kasus tersebut.
ANTARA
Gerbang Kendari-Toronipa Dibangun Sesuai Spesifikasi dan Berkualitas
Bagikan:

KENDARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







