**Borneonews - Mentok**, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sedang berupaya untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan ambulans. Langkah ini diambil agar pasien yang membutuhkan jasa ambulans dapat merasa lebih aman, nyaman, dan selamat saat dalam perjalanan menuju tujuan mereka.
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, menyampaikan bahwa pada hari ini telah dilakukan dialog dan koordinasi dengan seluruh sopir ambulans dari berbagai kecamatan. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, pengetahuan para sopir ambulans dapat meningkat sehingga mereka dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien.
Pertemuan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kantor Camat Mentok tersebut tidak saja bertujuan untuk memberikan arahan, tetapi juga untuk mendengarkan masukan dari para sopir mengenai berbagai kendala yang mereka hadapi dalam operasional ambulans. Hal ini dianggap sangat penting agar informasi yang diperlukan dapat dihimpun untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di masa yang akan datang.
Bong Ming Ming menekankan bahwa pelayanan kesehatan yang unggul, khususnya melalui penggunaan ambulans, memiliki peranan yang sangat krusial untuk menjamin keamanan dan keselamatan pasien. "Melalui pertemuan ini, kami ingin menyamakan persepsi dan komunikasi dengan sopir ambulans, terutama mengenai penanganan dan antar-jemput pasien, serta perawatan kendaraan," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengajak sopir ambulans untuk berbagi pengalaman mereka di lapangan. Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan solusi yang baik untuk meningkatkan kerjasama dan efektivitas pelayanan ambulans kepada masyarakat.
Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa Pemkab Bangka Barat sebelumnya telah menyerahkan enam unit ambulans dan dua unit kendaraan puskesmas keliling untuk meningkatkan operasional puskesmas. Ambulans tersebut dialokasikan masing-masing untuk puskesmas di Kundi, Mentok, Tempilang, Kelapa, Sekarbiru, dan Puput, sementara dua armada puskesmas keliling diberikan kepada Puskesmas Mentok dan Jebus.
Adanya armada ambulans baru tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pelayanan dan penanganan pasien, terutama bagi mereka yang memerlukan rujukan ke RSUD Sejiran Setason atau ke rumah sakit di luar daerah. "Pelayanan rujukan dan pasien darurat harus tetap dilaksanakan, bahkan pada hari libur atau Minggu," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, Sapii Rangkuti.
Sebagai tambahan informasi, setiap armada ambulans telah dilengkapi dengan nomor telepon yang dapat dihubungi oleh masyarakat untuk memudahkan akses jika memerlukan bantuan layanan darurat. Delapan unit kendaraan ini adalah bantuan dari Pemerintah Pusat melalui anggaran dana alokasi khusus untuk tahun 2024.
Selanjutnya, Pemkab Bangka Barat juga telah mengusulkan pengadaan armada ambulans dan puskesmas keliling untuk tahun berikutnya guna meningkatkan lebih lanjut kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah tersebut.
ANTARA
Pemkab Bangka Barat Tingkatkan Layanan Ambulans untuk Pasien
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







