MANOKWARI –
**Borneonews - Manokwari**, BPJAMSOSTEK Cabang Manokwari, yang terletak di Papua Barat, telah memberikan beasiswa bagi 208 siswa di wilayah tersebut. Program beasiswa ini berlangsung dari tahun 2022 hingga 11 September 2024 dan merupakan bagian dari program jaminan sosial tenaga kerja atau *Jamsostek*. Chandra Frans Sitanggang, selaku Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Manokwari, menjelaskan bahwa para penerima beasiswa ini adalah anak-anak dari peserta *Jamsostek*, baik yang bekerja di sektor formal maupun informal. Program ini ditujukan untuk mendukung anak-anak yang merupakan ahli waris dari pekerja yang mengalami risiko, seperti kecelakaan kerja yang menyebabkan cacat tetap, atau bahkan meninggal dunia, baik akibat kecelakaan kerja maupun penyakit. Dari total 208 anak yang menerima beasiswa, terdata 89 anak berada pada tingkat Sekolah Dasar (SD), 51 anak di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), 50 anak di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), serta 18 mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan tinggi. Besaran beasiswa yang diberikan bervariasi, dimana untuk anak-anak di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan SD masing-masing menerima Rp1,5 juta per tahun. Sementara itu, untuk siswa SMP diberikan sebesar Rp2 juta per tahun, siswa SMA Rp3 juta per tahun, dan untuk mahasiswa sebesar Rp12 juta per tahun dengan jangka waktu maksimal studi hingga lima tahun. Chandra menyebutkan bahwa total anggaran yang dikeluarkan oleh BPJAMSOSTEK Manokwari untuk program beasiswa ini diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar. Ia juga menambahkan bahwa dalam satu keluarga, maksimal dua anak berhak mendapatkan beasiswa dari jenjang TK hingga kuliah. Sebagai contoh, jika seorang peserta *Jamsostek* meninggal dunia dan anaknya masih bersekolah di TK, maka anak tersebut akan mendapatkan beasiswa dari tingkat TK hingga kuliah. Dengan demikian, program ini memberikan dukungan finansial jangka panjang bagi anak-anak tersebut. *Jamsostek* merupakan program jaminan sosial yang dirancang oleh pemerintah untuk melindungi warganya. Dalam kondisi ketika peserta *Jamsostek* meninggal atau mengalami kecelakaan kerja, diharapkan keluarga yang ditinggalkan dapat menerima dukungan ekonomi yang membantu kelangsungan hidup mereka. ANTARA