**Borneonews - Makassar**, Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, memberikan sambutan hangat kepada para peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III yang diselenggarakan oleh Forum Dewan Pendidikan Indonesia. Acara tersebut berlangsung di salah satu hotel berbintang di kota tersebut dari tanggal 12 hingga 13 September 2024.
Penjabat Sekretaris Daerah Makassar, Firman Hamid Pagarra, secara resmi membuka kegiatan rakornas ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan selamat datang kepada delegasi dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. "Kami sangat senang menyambut Anda di Kota Makassar, yang dikenal sebagai kota tepian air terbesar. Kami berharap rakornas ini dapat berlangsung dengan baik dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh tamu yang datang," ujarnya.
Firman menggarisbawahi pentingnya acara ini, yang diharapkan dapat menghasilkan rumusan signifikan terkait pendidikan di masa depan. Ia menyatakan bahwa agenda rakornas tersebut berfungsi sebagai platform untuk memformulasikan berbagai aspek pendidikan, terutama dengan adanya target pemerintah dalam menyambut bonus demografi pada tahun 2045.
"Persiapan sumber daya manusia menjadi fokus utama kita untuk menuju Indonesia Emas 2045, dengan pendidikan sebagai aspek fundamental. Agenda ini akan membantu kita menjadikan rujukan dalam perumusan undang-undang pendidikan yang lebih baik," tuturnya.
Di Makassar, pemerintah setempat telah merancang program yang disebut dengan 18 revolusi pendidikan. Program tersebut mencakup inisiatif unik, seperti menjamin setiap anak untuk sekolah, mendorong satu anak untuk memiliki satu bakat, serta satu anak untuk menguasai satu tarian tertentu.
Firman berharap agar konsep revolusi pendidikan ini dapat menjadi bagian dari kajian dan gagasan yang lebih luas, sehingga dapat dijadikan referensi bagi Dewan Pendidikan untuk mendukung kemajuan bangsa. "Kami ingin 18 revolusi pendidikan ini bisa ditelaah lebih lanjut, dan menjadi acuan untuk perbaikan sistem serta mutu pendidikan di Indonesia," tegasnya.
Lebih lanjut, Firman juga menekankan pentingnya penguatan fungsi Dewan Pendidikan untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dan layanan pendidikan. Ia mencatat bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan mengalami perkembangan yang pesat berkat kemajuan teknologi, khususnya melalui transformasi digital.
*E-learning* atau pembelajaran daring merupakan salah satu aspek dari transformasi ini yang kian menjadi ciri khas di dunia pendidikan saat ini. Transformasi digital membawa peluang yang signifikan, namun juga tantangan tersendiri. Oleh karena itu, dukungan dari setiap pelaku pendidikan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan melalui era digital ini.
ANTARA
Makassar Sambut Rakornas III Forum Dewan Pendidikan Indonesia
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







