PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Willy Midel Yoseph menjadi pemateri dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), yang berlangsung di Hotel Bahalap, Kamis, 12 September 2024. 

Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para peserta mengenai strategi pengembangan usaha serta mendorong pertumbuhan wirausaha baru di sektor IKM. 

Calon Gubernur Kalteng tersebut dalam materinya menekankan pentingnya inovasi, adaptasi teknologi, serta manajemen bisnis yang efektif bagi pelaku IKM untuk menghadapi persaingan dan memanfaatkan peluang pasar yang ada.

"Inovasi memungkinkan pelaku IKM untuk menciptakan produk atau layanan yang lebih unik, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan pasar.  Inovasi juga dapat meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk, sehingga dapat menarik lebih banyak pelanggan. Dengan berinovasi, IKM dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang ketat," kata Willy.

Serta didukung teknologi, seperti digital marketing, e-commerce, dan sistem manajemen inventaris yang terkomputerisasi, dapat membantu IKM meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Selain itu, didasari dengan adanya manajemen bisnis yang baik melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan keuangan, dan pengawasan yang tepat terhadap operasional usaha.

--page

"Dengan manajemen yang efektif, pelaku IKM dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada, mengurangi risiko kegagalan, dan memastikan usaha berjalan secara berkelanjutan. Hal ini juga mencakup kemampuan dalam mengelola SDM, merancang strategi pemasaran yang tepat, dan membuat keputusan bisnis yang didasarkan pada data dan analisis," tuturnya.

Aspek seperti ini ujarnya sangat penting bagi pelaku IKM agar dapat menghadapi tantangan persaingan, mengidentifikasi peluang baru, dan terus berkembang dalam dinamika pasar yang selalu berubah. (MARINI/j)