PALANGKARAYA –
**Borneonews - Palangka Raya**, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Hap Baperdu menggarisbawahi pentingnya investasi dalam pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan visi Kota Palangka Raya sebagai *Kota Cantik*. Menurutnya, meskipun kota ini mengusung motto tersebut, tidak semua wilayah dapat dikategorikan cantik, terutama saat memasuki kawasan pemukiman padat penduduk. "Saya melihat situasi ini, di sekitar kita jelas terdapat banyak kekurangan. Kita perlu mencari solusi untuk memperindah daerah tersebut," ujarnya dalam pernyataan yang disampaikan di Palangka Raya pada hari Kamis. Hap menyadari bahwa banyak jalan di daerah pemukiman mengalami kerusakan dan berlubang. Ia menunjukkan kontras yang mencolok, di mana jalan-jalan utama kota tampak terawat dengan baik, namun tidak demikian halnya dengan jalan di lingkungan penduduk. "Kondisi jalan lingkungan ini memerlukan perhatian lebih, mengingat banyaknya lubang yang mengganggu kenyamanan berkendara, terutama saat hujan," tambahnya. Dari interaksi dengan masyarakat, Hap telah menerima berbagai laporan mengenai kondisi infrastruktur yang memprihatinkan tersebut. Dia berkomitmen untuk mengangkat keluhan warga ini menjadi aspirasi yang diutamakan dan segera diproses oleh pemerintah setempat. "Kita harus bersatu dalam perhatian terhadap isu ini, agar dapat menjadi bagian dari prioritas agenda pembangunan, tanpa menyingkirkan prioritas lainnya," tegasnya. Lebih lanjut, Hap berniat untuk meningkatkan komunikasi yang konstruktif serta koordinasi dengan dinas terkait. Ini dilakukan agar setiap aspirasi masyarakat dapat dibagi menjadi segmen-segmen tertentu dan ditangani dengan lebih efektif. "Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan seluruh aspirasi masyarakat dan menghadirkan konsep Kota Cantik di Palangka Raya," ungkapnya. Dia menambahkan bahwa fokus utama selama satu tahun ke depan adalah memastikan bahwa motto *Kota Cantik* bukan sekadar slogan, tetapi dapat terwujud dalam bentuk nyata. "Ini adalah komitmen kami agar visi ini benar-benar dapat dijalankan, bukan hanya sekadar diucapkan tanpa realisasi," tutup Hap. ANTARA