PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Koramil 1014-01/Arut Selatan mendukung penuh program advokasi ketahanan keluarga anti narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat, Kamis, 12 September 2024.

Kegiatan yang berfokus pada pembangunan desa berbasis keluarga bersinar ini, dilaksanakan di Kelurahan Mendawai.

Babinsa Kelurahan Mendawai, Sertu Suparmo dari Koramil 1014-01/Arut Selatan, turut hadir dalam kegiatan tersebut yang bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

"Kami sangat mendukung program ini, terlebih untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba," ujar Sertu Suparmo.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Kesbangpol Kobar, BNNK Kobar, Lurah Mendawai, serta perwakilan dari LPMK, Karang Taruna, PKK, dan beberapa sekolah.

Mereka bersama-sama menyatakan komitmen dalam mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba, terutama bagi generasi muda.

--page


Sertu Suparmo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BNNK Kobar yang terus aktif dalam mensosialisasikan program-program anti narkoba di Kotawaringin Barat.

"Kami berterima kasih kepada BNN Kobar atas upayanya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama di kalangan keluarga," ucapnya.

Lebih lanjut, Sertu Suparmo juga mengusulkan agar program ini melibatkan ibu-ibu PKK, baik di desa maupun kota, untuk menyebarkan informasi tentang bahaya narkoba. "Saya berharap para ibu PKK bisa ikut ambil bagian dalam memberikan edukasi kepada keluarga-keluarga di lingkungan mereka," tambahnya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk serius dalam menangani masalah narkoba agar Kotawaringin Barat bebas dari ancaman tersebut. "Mari kita bergerak bersama agar Kobar bisa terhindar dari bahaya narkoba," tegasnya.

Selain itu, Sertu Suparmo menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat sebagai garda terdepan dalam memerangi penyebaran narkoba di tingkat desa dan kota.

"Saya berharap generasi muda semakin memahami dampak negatif penyalahgunaan narkoba dan bisa menghindarinya," pungkasnya. (DANANG/Y)