**Borneonews - Kalimantan Timur**, Pendaratan perdana pesawat jet bermesin di Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) berlangsung dengan sukses dan aman. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, pada sebuah pernyataan yang disampaikan di Jakarta.
Pesawat jet tipe Cessna Citation Longitude yang digunakan dalam penerbangan perdana ini adalah milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan Kementerian Perhubungan. Pesawat tersebut mengangkut Budi Karya serta Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Raja Juli Antoni, beserta rombongan.
"Pada hari ini, kami melaksanakan *proving flight* dengan menggunakan pesawat Cessna Citation Longitude, yang memiliki kualifikasi setara dengan Boeing 737. Alhamdulillah, penerbangan kami mendarat dengan lancar dan selamat di Bandara IKN," ungkap Budi Karya.
Ia juga menyampaikan bahwa pengalaman pendaratan di Bandara IKN terasa sangat mengesankan. Pemandangan indah dari kawasan IKN sebelum mendarat menambah keistimewaan pengalaman itu, di mana konsep pembangunan yang berfokus pada unsur kehijauan sangat terlihat.
"Saat sebelum mendarat, kami menikmati keindahan alam IKN yang asri. Ini menjadi simbol dari rencana pembangunan yang serius untuk mempertahankan elemen hijau," tambahnya.
Budi Karya menjelaskan bahwa tahap verifikasi dan kalibrasi untuk Bandara IKN telah selesai dilakukan beberapa hari sebelumnya. Ia menekankan bahwa aspek keselamatan dan keamanan penerbangan di bandara ini telah memenuhi standar yang ditetapkan.
"Proses verifikasi berlangsung pada tanggal 8 hingga 9 September 2024, dan kalibrasi dilakukan pada tanggal 10 September 2024. Dengan penyelesaian ini, Bandara IKN sudah siap untuk digunakan, termasuk penerbangan pesawat kepresidenan selama presiden berkantor di IKN," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Menteri Perhubungan juga menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Bandara IKN.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas arahan beliau. Selain itu, apresiasi saya tujukan kepada Kementerian PUPR, Kementerian ATR, serta pemerintah daerah yang telah mendukung proyek ini," tambahnya.
Saat ini, panjang landasan Bandara IKN telah mencapai 2.200 meter, sedangkan progres pembangunan gedung terminal VVIP telah melebihi 90 persen. Akses jalan utama menuju bandara hampir selesai sepenuhnya, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya sedang dalam tahap penyelesaian akhir.
Budi Karya optimis bahwa keseluruhan pembangunan Bandara IKN akan selesai sesuai rencana yang ditargetkan, yaitu pada tanggal 31 Desember 2024.
Pilot pesawat, Capt. Win Warsono, menjelaskan bahwa penerbangan ini merupakan penerbangan perdana untuk kategori mesin jet dengan klasifikasi kelas C di Bandara IKN. Ia dan tim awak pesawat telah menerima informasi penting dari Direktorat Bandar Udara Kemenhub serta tim verifikasi, sehingga data tersebut dapat diintegrasikan ke dalam sistem navigasi pesawat.
"Airnav dan Direktorat Navigasi juga telah melakukan evaluasi terkait prosedur keamanan dan keselamatan, yang hasilnya sangat memuaskan," ujarnya.
"Berdasarkan analisis yang kami lakukan, *runway* yang ada saat ini memiliki permukaan aspal yang sangat baik. Hal ini memastikan daya cengkeram yang ideal, sehingga pesawat dapat berhenti dengan efektif bahkan sebelum landasan 2.200 meter berakhir," tutup Capt. Win Warsono.
ANTARA
Pendaratan Perdana Pesawat Jet di Bandara IKN Berhasil Lancar
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
Komentar (0)
Memuat komentar…







