JAKARTA –
**Borneonews - Takengon**, Penyelenggaraan ajang pacuan kuda di Arena Pacuan Kuda Takengon, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, baru-baru ini menarik perhatian luar biasa dari masyarakat. Fauzan Haviz, selaku Technical Delegate untuk cabang berkuda dengan nomor pacuan kuda, menyatakan bahwa jumlah penonton yang hadir benar-benar melampaui ekspektasi yang ditetapkan oleh panitia. Antusiasme yang tinggi ini terlihat jelas ketika arena dipenuhi oleh para penonton, bahkan melebihi kapasitas yang tersedia. "Kita melihat memang penonton sangat ramai. Ini di luar ekspektasi kita semua. Jika acara pacuan kuda diadakan kembali di sini, maka kami harus mempertimbangkan untuk menambah pengamanan dan jumlah petugas," ungkap Fauzan saat memberikan keterangan kepada wartawan. Meskipun arena memiliki kapasitas untuk menampung sekitar 6.500 orang, saat ini kondisi di Arena Pacuan Kuda Takengon sedang dalam tahap pengerjaan proyek pemasangan atap di lantai tiga. Karena itu, panitia terpaksa mengarahkan penonton untuk menempati dua tribun bagian bawah, yang hanya mampu menampung sekitar 4.000 orang. Akses ke tribun lantai tiga pun ditutup untuk menjaga keselamatan penonton. Meskipun adanya pembatasan akses, situasi di lapangan cukup mengkhawatirkan. Beberapa penonton terpaksa merambat dari tangga pekerja yang biasanya digunakan untuk menyelesaikan proyek pemasangan atap demi naik ke tribun lantai tiga agar dapat menyaksikan perlombaan pacuan kuda dalam ajang PON XXI. Pada hari Kamis, tampak ratusan penonton lainnya tetap bertahan untuk naik ke tribun tersebut meski harus menerobos spanduk pembatas dan menggunakan tangga yang tidak seharusnya mereka gunakan. Dalam upaya mengamankan acara ini, sebanyak 300 personel telah dikerahkan, yang terdiri dari gabungan anggota Kepolisian, TNI, dan Satpol PP. Namun, meskipun jumlah personel yang ada cukup signifikan, mereka masih mengalami kesulitan dalam mengatasi lonjakan jumlah penonton. Ke depan, panitia diharapkan dapat lebih siap dan mempersiapkan sejumlah langkah preventif untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penonton di acara-acara serupa. ANTARA