**Borneonews - Banda Aceh**, Atlet menembak asal Papua, Sarmunah, berhasil meraih medali emas perdana untuk cabang olahraga menembak dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Prestasi ini diberikan khususnya untuk masyarakat Papua serta cucunya yang tersayang.
Dalam pernyataannya, Sarmunah mengungkapkan, Medali ini adalah yang pertama kalinya untuk Papua dalam cabang menembak, dan saya persembahkan untuk keluarga saya, terutama untuk cucu saya, Gavin Briansyah Aldiansyah, yang saat ini baru berusia sembilan bulan. Ucapnya dengan penuh kebanggaan saat berada di Lapangan Tembak Rindam, Mata Ie, Aceh Besar, pada hari Kamis.
Dengan keyakinan yang tinggi, Sarmunah menutup kompetisi dengan skor akhir 31 poin. Ia mengungkapkan, Kami datang ke Aceh dengan semangat untuk meraih prestasi terbaik, dan tekad ini memotivasi saya untuk berjuang mendapatkan medali emas. Emas ini juga saya persembahkan kepada seluruh masyarakat Papua.
Selama pertandingan, Sarmunah menunjukkan performa tenang dan terampil, berupaya keras untuk tidak kecolongan dari saingannya, atlet DKI Jakarta, Sylvia Silimang. Sylvia harus puas menempati posisi kedua dan meraih medali perak dengan total skor 29 poin. Sementara itu, posisi ketiga diraih oleh Fany Febriana Wulandari, yang juga berasal dari Papua, dengan mencatatkan skor 26 poin.
Dengan pencapaian ini, Sarmunah tidak hanya mengukir sejarah baru dalam olahraga menembak untuk Papua, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak atlet lain.
ANTARA
Atlet Menembak Papua Sarmunah Raih Emas Pertama untuk Keluarga
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Komentar (0)
Memuat komentar…







