JAKARTA –
**Borneonews - Istanbul**, Turki telah mengumumkan dimulainya penyelidikan terkait pembunuhan Aysenur Ezgi Eygi, seorang aktivis keturunan Turki-Amerika Serikat, yang diduga dilakukan oleh tentara Israel. Menteri Kehakiman Yilmaz Tunc menyampaikan pernyataan ini pada hari Kamis. Tunc menekankan bahwa pemerintah Turki tidak akan diam saja menerima adanya tindakan yang mengakibatkan kematian warganya akibat "serangan teroris ilegal yang dilakukan oleh pihak Israel." Ia juga menambahkan bahwa langkah-langkah hukum sedang diambil oleh Kantor Kejaksaan Umum Ankara untuk menangani kasus ini sesuai dengan peraturan hukum domestik yang berlaku. Menteri Tunc juga menggarisbawahi komitmen negara Turki untuk menegakkan keadilan dalam skala internasional. Dalam upaya ini, dia menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan pelapor khusus *PBB* yang bertugas menangani isu-isu eksekusi di luar hukum. "Kami akan menempuh berbagai langkah untuk segera mengambil tindakan, membentuk komis investigative independen, dan menyusun laporan yang komprehensif," katanya. Lebih jauh, Tunc menjelaskan bahwa laporan tersebut akan dimasukkan dalam proses hukum yang sedang berlangsung terhadap Israel. Ini termasuk upaya mengadili kasus genosida di Mahkamah Internasional dan investigasi di Mahkamah Pidana Internasional. "Kami akan berusaha sekuat mungkin untuk membela hak-hak Aysenur," tambahnya. Selain itu, Tunc berjanji untuk terus mendukung hak-hak rakyat Palestina dan berkomitmen untuk melanjutkan upaya dalam menghentikan "pertumpahan darah" yang telah berkepanjangan di kawasan tersebut. ANTARA