**Borneonews - Karimun**, Satuan Lalu Lintas Polres Kabupaten Karimun yang berada di Kepulauan Riau, secara intensif melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan aspek keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, yang sering disingkat sebagai *Kamseltibcarlantas*, di wilayah ini.
AKP Bakri, yang menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Karimun, memimpin rapat koordinasi yang diadakan bersama dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga (PUPR) Kabupaten Karimun pada hari Kamis. Rapat tersebut merupakan langkah strategis untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem lalu lintas yang ada, sekaligus mendiskusikan gangguan-gangguan yang kerap terjadi dalam arus lalu lintas di kabupaten tersebut.
"Rapat koordinasi ini bertujuan untuk meningkatkan *Kamseltibcarlantas*, serta menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan lalu lintas di Kabupaten Karimun," ujar Bakri. Ia menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak terkait untuk mencapai tujuan bersama dalam menciptakan keamanan dan kelancaran di jalan raya.
Dalam pertemuan itu, berbagai isu terkait situasi lalu lintas serta infrastruktur yang ada di Kabupaten Karimun dibahas secara mendalam. Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat menciptakan kesepahaman antara semua pihak yang terlibat, sehingga bisa mewujudkan kelancaran dalam berlalu lintas.
Bakri menambahkan, fokus utama dari upaya peningkatan *Kamseltibcarlantas* adalah menciptakan lingkungan yang aman bagi pengguna jalan, baik yang menggunakan kendaraan maupun para pejalan kaki. Dengan demikian, mereka dapat merasa terlindungi dari potensi gangguan yang mungkin ada.
Selain itu, inisiatif ini juga bertujuan untuk menurunkan jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Karimun. Dalam laporan dari Operasi Patuh Seligi 2024 yang dikeluarkan oleh Polda Riau, terdapat peningkatan sebesar 4 persen dalam jumlah kecelakaan lalu lintas di Kepulauan Riau jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2023 tercatat ada 45 insiden kecelakaan yang mengakibatkan 50 korban luka ringan, 15 korban luka berat, dan 4 orang kehilangan nyawa. Total kerugian materiel akibat kejadian tersebut mencapai Rp 87 juta. Sementara itu, pada tahun 2024, jumlah kecelakaan meningkat menjadi 47 kejadian, dengan rincian 43 orang mengalami luka ringan, 18 orang luka berat, dan 1 orang meninggal dunia, serta kerugian materiel sebesar Rp 63.150.000. Situasi ini menunjukkan perlunya perhatian lebih dalam menjaga keselamatan di jalan demi kesejahteraan masyarakat.
ANTARA
Upaya Polres Karimun Tingkatkan Keamanan Lalu Lintas di Daerah
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







