**Borneonews - Batusangkar**, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat (Sumbar) bekerja sama dengan BNI Wilayah 02 telah melaksanakan pelatihan pemberdayaan ekonomi kreatif. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya erupsi lahar dingin yang terjadi di Paninjauan, Kabupaten Tanah Datar.
Kepala OJK Sumbar, Roni Nazra, menyampaikan bahwa inisiatif ini memiliki misi yang jelas: membantu masyarakat setempat dalam membangun kembali kehidupan mereka melalui pengembangan keterampilan di sektor ekonomi kreatif. Pelatihan *ecoprint* menggunakan teknik ponding ini diadakan di Balai Desa Paninjauan dan diikuti oleh berbagai kelompok, termasuk masyarakat lokal, pelaku usaha mikro, dan pemuda kreatif.
Roni menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif *Corporate Social Responsibility* (CSR) BNI, yang memiliki fokus utama pada pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat setelah terjadinya bencana. Hal ini menggambarkan komitmen BNI dalam berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat yang terkena dampak.
Regional CEO BNI Wilayah 02, Khairul Salam, juga memberikan pandangannya. Dia yakin bahwa pemberdayaan di bidang ekonomi kreatif sangat penting untuk membantu masyarakat pulih dan berkembang pascabencana. "Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat Paninjauan dapat memulihkan kehidupan mereka dan sekaligus menciptakan peluang baru yang berdampak pada kesejahteraan jangka panjang," ungkapnya.
Pelatihan ini dilakukan dalam kolaborasi dengan Rumah BUMN Padang. Setelah pelatihan, warga akan diarahkan untuk pengembangan lebih lanjut, dengan harapan mereka dapat memasuki platform *market place* yang berfokus pada usaha ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUKMP) Tanah Datar, Hendra Setyawan, serta Wali Nagari Paninjauan, Afrizal, juga mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas dukungan BNI yang signifikan terhadap pemulihan masyarakat setempat.
Tahun ini, Kabupaten Tanah Datar menerima berbagai bantuan dari BNI. Bantuan tersebut mencakup dana tanggap darurat senilai Rp100 juta, ambulans dengan nilai Rp290 juta, serta pengembangan ekonomi kreatif melalui pelatihan *ecoprint*.
Kegiatan ini dihadiri oleh CEO Rumah BUMN Sumbar, Gema Putri, Area Head BNI Kanwil 02, Risnaldi, dan Pemimpin Cabang BNI Bukittinggi, Bambang Sugiharto. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana kerjasama antara lembaga keuangan dan pemerintah daerah dapat berkontribusi dalam membangun kembali kehidupan masyarakat yang terkena dampak bencana.
ANTARA
OJK dan BNI Selenggarakan Pelatihan Ekonomi Kreatif di Tanah Datar
Bagikan:

PADANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Komentar (0)
Memuat komentar…







