**Borneonews - Muara Enim**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan menginformasikan bahwa situasi kebakaran hutan dan lahan atau yang lebih dikenal dengan istilah *karhutla* di Desa Suka Dana, Kecamatan Sungai Rotan, hingga saat ini masih menunjukkan tanda-tanda berasap. Peristiwa ini terjadi dalam proses pemadaman yang dilakukan pada Rabu, 11 September.
Menurut keterangan dari Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, lahan yang terkena dampak kebakaran telah mencapai luas 6,3 hektare. Meskipun saat ini api dinyatakan sudah padam, namun asap masih terlihat di area tersebut. Kebakaran ini telah berlangsung sejak tanggal 5 September. Salah satu tantangan utama dalam upaya pemadaman adalah karakteristik tanah yang berupa gambut, yang seringkali membuat proses pemadaman menjadi lebih kompleks.
Dalam operasi pemadaman ini, terdapat keterlibatan berbagai pihak, termasuk tim Respons Cepat (TRC) BPBD Posko Sungai Rotan, Manggala Agni, Koramil, serta masyarakat setempat. Mereka dilengkapi dengan sejumlah peralatan, seperti empat unit motor trail dan tiga unit mesin jinjing lengkap dengan bahan bakar. Selain itu, tersedia juga 14 roll selang *maachino* dan tiga buah *nozzle* untuk menunjang proses pemadaman yang lebih efisien.
Diharapkan, dengan bantuan hujan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatera Selatan, lahan yang terbakar tidak akan semakin meluas. Sudirman juga menambahkan bahwa dalam upaya pemadaman dengan menggunakan helikopter, dilakukan *water bombing* di wilayah Kecamatan Gelumbang. Patroli udara mencatat bahwa sekitar 185 kali *water bombing* dilakukan, dengan total air yang ditumpahkan mencapai 740 ribu liter.
Empat helikopter terlibat dalam upaya pemadaman *karhutla* di Gelumbang, Muara Enim. Meskipun sejumlah titik kebakaran telah berhasil dipadamkan, di beberapa lokasi masih terpantau adanya asap. Upaya pemadaman ini merupakan bagian dari usaha untuk mengendalikan situasi dan mencegah penambahan luas area yang terbakar.
ANTARA
Kebakaran Hutan di Muara Enim Masih Berasap, Upaya Pemadaman Terus Dilakukan
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Raharjati Nursamsa Raih Perak World Climbing Series di Chile
ISPU Kapuas Melonjak dari 1.657 ke 2.406 dalam Sejam, Udara Berstatus Berbahaya
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
Komentar (0)
Memuat komentar…







