JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, yang lebih dikenal sebagai BNI, telah menjalin kerja sama dengan Ikatan Alumni (IKA) Trisakti. Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk memperluas pengembangan *ekosistem* keuangan di kampus melalui inisiatif yang dinamakan Campus Financial Ecosystem. Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengungkapkan di Jakarta bahwa kemitraan ini bertujuan untuk menghadirkan solusi transaksional maupun non-transaksional yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan sivitas akademika. Kebutuhan tersebut mencakup mahasiswa, dosen, pegawai, alumni, vendor, hingga pelaku usaha yang beroperasi di lingkungan kampus. Sebagai bagian dari kerjasama ini, BNI dan IKA Trisakti telah secara resmi meluncurkan Penerbitan dan Pengelolaan Kartu Tanda Anggota Co-Branding BNI-IKA Trisakti, serta Fasilitas Kredit Konsumer BNI Griya. Kartu Tanda Anggota ini akan berfungsi sebagai identitas alumni yang sekaligus terintegrasi dengan beberapa fitur, seperti kartu debit, *tapcash*, dan kartu keanggotaan. Lebih jauh lagi, kartu ini juga memberikan akses kepada anggota IKA Trisakti terhadap Fasilitas Kredit BNI Griya, yang dirancang untuk memfasilitasi pembelian properti. Ini merupakan langkah positif dalam mendukung kebutuhan anggota IKA Trisakti terkait kepemilikan properti. Okki mencatat bahwa BNI, sebagai institusi keuangan yang memiliki reputasi sebagai Bank Kampus Indonesia, berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan pendidikan tinggi di seluruh wilayah Indonesia. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan oleh Pemimpin Divisi Institutional Banking 2, Efrizal, dan Ketua IKA Trisakti, Silmy Karim. Acara tersebut juga disaksikan oleh Direktur Institutional Banking BNI, Munadi Herlambang, serta Rektor Universitas Trisakti, Kadarsah Suryadi. Okki menambahkan keyakinan bahwa kolaborasi ini akan mendatangkan manfaat signifikan bagi kedua pihak dan turut memberikan kontribusi positif dalam perkembangan pendidikan serta kesejahteraan para anggota IKA Trisakti. Sebelumnya, BNI juga dikabarkan berhasil menempati posisi dalam daftar 100 perusahaan terbesar di Indonesia yang dirilis oleh majalah *Fortune Indonesia*. Pengakuan ini merujuk pada pendapatan BNI sepanjang tahun 2023, di mana bank tersebut berhasil membukukan laba bersih senilai Rp20,90 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 14,18 persen dibandingkan dengan laba tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp18,31 triliun. Dengan hasil kinerja yang menggembirakan ini, BNI pun berhasil masuk dalam jajaran 10 besar perusahaan paling menguntungkan di Indonesia. ANTARA