JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Pemerintah Kabupaten Jayapura mengambil langkah signifikan dalam meningkatkan kapasitas jaringan internet demi suksesnya pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak yang dijadwalkan pada tahun 2024. Untuk mencapai tujuan ini, kapasitas internet yang saat ini berkisar antara 8 hingga 10 megabyte (MB) akan ditambahkan. Saat ini, jaringan *Base Transceiver Station (BTS)* yang dikelola oleh Pemkab Jayapura hanya mampu menyuplai kekuatan 2 MB. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, dalam sebuah pernyataan resmi di Sentani. Griapon menjelaskan bahwa dalam menghadapi kebutuhan informasi terkait Pilkada 2024, pihaknya berencana untuk mengajukan permohonan kepada Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo) agar kapasitas jaringan diperbesar dari 2 MB menjadi 8-10 MB. Griapon menekankan bahwa peningkatan kapasitas internet ini sangat penting dalam mendukung mekanisme pemungutan suara. Dengan adanya kapasitas jaringan yang lebih baik, petugas Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPD) akan lebih mudah dalam mengirimkan berbagai laporan, termasuk data dalam bentuk foto dan video terkait hasil pemungutan suara. Pemkab Jayapura saat ini memiliki total 190 titik BTS yang tersebar di 139 kampung dan lima kelurahan. Keberadaan BTS ini didukung oleh Bakti Kemkominfo, Indosat, Telkomsel, dan berbagai pihak lainnya yang komitmen untuk mensukseskan Pilkada di wilayah tersebut. Meskipun saat ini masyarakat sudah memanfaatkan jaringan 2 MB untuk keperluan komunikasi dasar, seperti telepon dan aplikasi *WhatsApp*, Griapon berharap bahwa dengan peningkatan kapasitas ini, para petugas PPS, PPD, dan pihak keamanan akan dapat menyampaikan laporan terkait Pilkada di 139 kampung dan lima kelurahan dengan lebih efektif dan efisien tanpa adanya kendala. Dengan demikian, langkah ini diharapkan dapat membantu memastikan kelancaran proses pemilihan dan menyediakan jaminan informasi yang akurat selama waktu pemilihan berlangsung. ANTARA