**Borneonews - Samarinda**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur berusaha meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan siswa-siswi madrasah melalui program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan ini baru saja diluncurkan di Kota Samarinda.
Abdul Qoyim Rasyid, Komisioner KPU Kaltim yang bertanggung jawab dalam bidang sosialisasi serta pendidikan pemilih, menyatakan bahwa kampanye P5 memiliki tujuan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya demokrasi di kalangan pelajar. Selain itu, program ini juga berfungsi sebagai pendidikan politik bagi para pemilih pemula.
Eksplorasi program yang bertema "Sukseskan Suara Demokrasi" ini melibatkan kontribusi dari Guru Pendamping dan Penanggung Jawab P5, Saharudin. Dalam acara ini, Saharudin menyampaikan dasar-dasar model negara demokrasi kepada siswa yang sudah memiliki hak suara dalam pemilihan umum serta pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Qoyim menekankan bahwa generasi muda adalah kelompok pemilih yang cerdas dan berperan penting untuk mewujudkan pemilihan kepala daerah yang berkualitas. Dia menjelaskan, "Generasi muda perlu memahami pentingnya partisipasi dalam Pemilu. Mereka akan menjadi penerus bangsa yang menentukan arah pembangunan di masa mendatang."
Dalam rangka kampanye P5 yang ditujukan khusus kepada para pemilih pemula, siswa-siswi di Madrasah Aliyah Al-Mujahidin menerima informasi tentang bagaimana proses pemungutan dan penghitungan suara berlangsung. Mereka juga diberikan pemahaman tentang hubungan antara demokrasi dan *Pancasila*, serta konsep Pemilu sebagai sarana untuk memilih pemimpin yang bertanggung jawab.
"Kami berharap dengan adanya program P5 di sekolah-sekolah, siswa-siswi dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang proses demokrasi dan siap untuk menjadi pemilih yang bijaksana di masa depan," tambahnya.
Program P5 juga memberikan kesempatan bagi para siswa di madrasah tersebut untuk belajar tentang praktik demokrasi, terutama bertepatan dengan pemilihan ketua OSIS. Kegiatan pemilihan ini dipandang sebagai contoh baik dari penerapan demokrasi di lingkungan sekolah.
Seluruh proses edukasi politik bagi pemilih pemula ini, diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 mendatang.
ANTARA
KPU Kalimantan Timur Tingkatkan Kesadaran Demokrasi Siswa
Bagikan:

SAMARINDA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Komentar (0)
Memuat komentar…







