MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan Ketua Dewan Pimpinan Australia Indonesia Institute (AII), Emeritus Professor Greg Fealy AM. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi kemungkinan kerja sama di sektor pendidikan dan pariwisata antara Makassar dan Australia. Dalam pernyataannya, Firman menyampaikan bahwa pertemuan ini menunjukkan komitmen Makassar untuk menjajaki kolaborasi dengan berbagai kota dan kabupaten. Ia menekankan pentingnya kerja sama di bidang pariwisata dan pendidikan, dua sektor yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan dan pengembangan daerah. Kota Australia, yang dianggap sebagai salah satu kota paling maju di dunia, memiliki banyak kerjasama dengan kota-kota progresif lainnya. Firman optimis bahwa Makassar juga memiliki potensi untuk menjalin kemitraan serupa. Dia merespons positif terhadap berbagai hal yang diungkapkan oleh Greg Fealy dan menekankan bahwa AII akan menginvestigasi lebih lanjut mengenai kerja sama di sektor-sektor tersebut. Selain itu, Firman juga menyampaikan bahwa AII hadir untuk mengevaluasi sejauh mana kemitraan yang telah terjalin sebelumnya antara Indonesia, khususnya Makassar, dan Australia. Ini termasuk kajian terhadap perkembangan dan efektivitas hubungan kerja sama yang ada, terutama dalam konteks pengembangan kabupaten dan kota ke depan. Firman melanjutkan dengan menjelaskan bahwa sektor pariwisata di Makassar telah mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, baru-baru ini menerima penghargaan berkat upayanya dalam meningkatkan dan melestarikan budaya di daerah ini. Dia kemudian memperkenalkan tagline baru, "Makassar Kota Makan Enak," yang diharapkan dapat memperkuat citra pariwisata kota. Firman juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mendiskusikan sejarah Kota Makassar dan hubungan yang telah terjalin dengan suku-suku yang ada di Australia. Hal ini menunjukkan kedalaman koneksi budaya yang ada antara kedua tempat. Ia mengungkapkan bahwa AII kini tengah mempertimbangkan sektor-sektor lain yang mungkin unggul di Makassar, yang dapat menjadi titik awal untuk penjajakan kerja sama selanjutnya. Terkait dengan hal ini, Firman menyebutkan bahwa pemerintah Kota Sydney mungkin akan memperhatikan kesempatan tambahan dan mempertimbangkan bidang-bidang lain yang bisa dijajaki untuk kemitraan lebih lanjut. Dengan harapan yang besar, Firman menekankan pentingnya pertemuan ini untuk menghasilkan kesepakatan yang bermanfaat, demi kemajuan Kota Makassar dan seluruh warganya. ANTARA