PEKANBARU –
**Borneonews - Pekanbaru**, Atlet asal Provinsi Riau, Siti Nur Fatiha, berhasil meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara. Capaian ini diraih dalam cabang olahraga *Petanque*, khususnya pada nomor "single women" yang berlangsung pada hari Rabu lalu. Pelatih *Petanque* Riau, Joni Alpen, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas prestasi yang diperoleh. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya sekadar medali, tetapi juga merupakan langkah awal yang diharapkan dapat memotivasi cabang olahraga lainnya untuk meraih prestasi di PON kali ini. Selain itu, Joni mengungkapkan bahwa timnya masih memiliki dua pertandingan penting yang harus dilalui, yaitu di nomor "double mix" dan "triple men". Dia juga berharap masyarakat Riau terus memberikan dukungan dan doa, mengingat bahwa tim akan menghadapi dua laga lagi yang diharapkan bisa menambah koleksi medali dari cabang olahraga ini. Persiapan yang dilakukan oleh tim dianggap sangat matang, dengan program latihan mandiri yang dimulai setelah lolos dari babak kualifikasi. Joni mengungkapkan, "Alhamdulillah, kerja keras dan persiapan matang yang kami lakukan membuahkan hasil yang memuaskan." Petanque merupakan olahraga yang berasal dari Prancis, di mana permainan ini dilakukan dengan cara melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu sebagai sasaran. Raihan medali emas ini menandai kebangkitan kembali bagi Riau, setelah sebelumnya hanya meraih enam medali emas dari cabang senam artistik pada akhir bulan Agustus. Dengan pencapaian ini, hingga hari ke-11 PON XXI Aceh-Sumut, Riau sudah mengumpulkan total 7 medali emas, 5 perak, dan 6 perunggu. Siti Nur Fatiha mengungkapkan rasa keheranannya saat berhasil meraih medali emas. Dia mengaku tidak menyangka bisa meraih prestasi ini, mengingat ini adalah kali pertama dirinya berpartisipasi dalam PON di cabang olahraga *Petanque*. "Benar-benar tidak menyangka bisa meraih emas, karena ini pertama kalinya saya mengikuti PON di cabang *Petanque*, target saya sebelumnya hanya ingin lolos grup," ungkapnya. ANTARA