PALU –
**Borneonews - Sigi, Sulawesi Tengah**, Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi setempat telah melaksanakan pelatihan bagi masyarakat mengenai pengelolaan kopi yang sesuai dengan standar nasional. Inisiatif ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian daerah. Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, memberikan penjelasan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan sektor pertanian, khususnya dalam pengolahan kopi. Menurutnya, kegiatan pelatihan ini adalah langkah strategis untuk mempromosikan pemahaman mengenai potensi alam yang dimiliki oleh Kabupaten Sigi, dengan fokus pada tanaman kopi. Samuel mengungkapkan bahwa biji kopi di Kabupaten Sigi adalah salah satu sumber daya alam yang memiliki beragam manfaat, meskipun sering kali terabaikan. Selama ini, pengelolaan kopi umumnya dilakukan secara tradisional tanpa adanya pemahaman yang mendalam tentang teknik yang tepat. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pengolahan kopi dapat menjadi aset penting, tidak hanya untuk sektor perkebunan, tetapi juga untuk pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi di Kecamatan Sigi Kota. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung inovasi serta pembangunan berkelanjutan dalam sektor agribisnis di Kabupaten Sigi. Salah satu metode yang digunakan adalah menggali potensi dari sumber daya alam dan manusia untuk mendapatkan cara yang efektif dalam pengolahan kopi. Dalam pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menambah nilai ekonomis bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di area tersebut. Samuel berharap, melalui pelatihan ini, peserta dapat memperoleh pengetahuan serta keterampilan yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan proses pengolahan kopi. Selain itu, pelatihan juga mendorong adanya pertukaran pengalaman dan ide-ide inovatif antara para peserta, baik dalam pengolahan biji kopi jenis *robusta* maupun *arabika*. Samuel menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah awal menuju perbaikan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sigi. Sebagai informasi tambahan, akhir Agustus 2024, harga kopi di Kabupaten Sigi diperkirakan mencapai Rp45 ribu per kilogram. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sigi, Rahmat Iqbal, menjelaskan bahwa tanaman kopi di Kecamatan Kulawi Raya memiliki potensi strategis yang dikelola oleh para petani lokal. Ia juga menekankan pentingnya peremajaan tanaman kopi yang sudah berusia tua. Rahmat menambahkan bahwa petani akan diberikan opsi untuk melanjutkan budidaya kopi atau beralih ke tanaman lain seperti kakao atau durian jika produksi sudah tidak optimal. Tanaman kopi di Kabupaten Sigi dapat ditemukan di beberapa kecamatan, termasuk Palolo, Nokilalaki, Marawola Barat, Kulawi, Kulawi Selatan, Pipikoro, dan Lindu. ANTARA