BANTEN –
**Borneonews - Serang**, Pemerintah Kota Serang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Pemerintah Pusat dalam penerapan penggunaan kendaraan listrik sebagai sarana transportasi dinas di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan serta ekonomi daerah. Penjabat Wali Kota Serang, Yedi Rahmat, dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, menekankan bahwa penggunaan kendaraan listrik memiliki sejumlah keuntungan. Selain mampu mengurangi pencemaran udara, kendaraan listrik juga dikenal lebih efisien dalam penggunaan energi. Keuntungan lainnya adalah adanya potensi penghematan biaya operasional, baik bagi individu maupun bagi anggaran daerah dan negara. "Komitmen kami untuk mendukung kebijakan dari pemerintah pusat. Ini penting untuk masa depan yang lebih baik," ujarnya. Yedi menambahkan bahwa rencana transisi menuju kendaraan listrik memerlukan diskusi yang mendalam dan koordinasi antara seluruh OPD serta DPRD Kota Serang. "Koordinasi terlebih dahulu dengan semua pihak terkait sangat dibutuhkan. Kita perlu melakukan pembahasan yang komprehensif sebelum melangkah lebih jauh ke arah penggunaan kendaraan listrik ini," tambahnya. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Yedi telah mencoba menggunakan motor listrik dalam rangkaian acara yang digelar oleh PLN UID Banten. Dalam kesempatan itu, dirinya melakukan perjalanan mengelilingi Kota Serang dan merasakan langsung kenyamanan motor listrik. Ia melaporkan bahwa perjalanan yang dilakukan sejauh 15 kilometer terasa sangat nyaman dan ringan dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar minyak. General Manager PLN UID Banten, Moch Andy Adchaminoerdin, menyampaikan bahwa kendaraan listrik, baik mobil maupun motor, merupakan pilihan utama untuk masa depan. Menurutnya, efisiensi yang ditawarkan oleh kendaraan listrik jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak. "Penggunaan mobil dan motor listrik dapat menghemat energi hingga 80 persen dibandingkan dengan kendaraan konvensional. Ini merupakan langkah yang lebih efisien, efektif, dan ramah lingkungan," tekan Andy. Ia juga menambahkan bahwa motor listrik memiliki emisi yang rendah, sehingga penggunaannya selaras dengan program pemerintah dan komitmen global untuk mencapai Gerakan Tanpa Emisi pada tahun 2060. Inisiatif ini dapat memperkuat infrastruktur pendukung kendaraan listrik, termasuk penambahan lokasi pengisian yang lebih banyak di tempat umum. ANTARA