JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Daftar kabinet Prabowo-Gibran yang saat ini beredar di media dianggap sebagai spekulasi belaka. Hal ini disampaikan oleh Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dalam pernyataannya di kompleks parlemen. Ahmad menegaskan bahwa informasi yang beredar saat ini bukanlah hal yang sudah pasti dan tidak berasal dari sumber resmi. Pernyataan ini dilontarkannya pada hari Kamis ketika ia menjawab laporan tentang kemungkinan Sugiono, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR, akan diangkat sebagai Menteri Luar Negeri dalam pemerintahan Prabowo. Ia menekankan bahwa susunan kabinet Prabowo masih dalam tahap penyusunan dan belum mencapai keputusan final. "Semuanya masih dalam proses dan belum ada yang ditentukan," ungkap Ahmad. Rumor mengenai Sugiono sebagai calon Menteri Luar Negeri untuk periode 2024–2029 semakin menguat setelah ia memimpin pertemuan terakhir Komisi I DPR dengan Menteri Luar Negeri yang saat ini menjabat, Retno Marsudi, pada hari yang sama. Ahmad pun menyatakan ketidaktahuannya mengenai isu tersebut dan menyarankan untuk langsung menanyakan kepada pihak bersangkutan. Di samping itu, Ahmad tidak dapat memberikan konfirmasi terkait kabar bahwa Sri Mulyani Indrawati, selaku Menteri Keuangan saat ini, juga akan kembali memegang jabatan yang sama dalam kabinet Prabowo. "Saya tidak bisa mengonfirmasi hal itu karena kami belum mengambil keputusan mengenai semuanya," tegasnya. Dia juga menjelaskan bahwa Indrawati dan Wakil Menteri Keuangan II, Thomas Djiwandono, secara rutin bertemu Prabowo untuk membahas anggaran negara. "Dengan persetujuan Presiden Joko Widodo, Prabowo sering melakukan diskusi dengan Indrawati dan Djiwandono. Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, mereka membahas mengenai anggaran negara dan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (UU APBN)," kata Ahmad. Pada 9 September 2024, Sri Mulyani mengunggah beberapa gambar dari pertemuannya dengan Prabowo dan Djiwandono di akun Instagram-nya, @smindrawati. Dalam unggahannya, ia menyebut bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk memberi informasi kepada calon presiden mengenai pelaksanaan anggaran negara yang sedang berjalan beserta rincian-rinciannya. ANTARA