BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan (Kemenkumham Kalsel) berkomitmen untuk memperkuat kerjasama di bidang Keimigrasian dan Pemasyarakatan, baik dari sisi internal maupun eksternal. Tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing unit pelaksana teknis (UPT). Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Jumadi, menyampaikan pentingnya setiap UPT menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin serta berkolaborasi lebih erat. Dalam sesi pengarahan kepada para kepala UPT, Jumadi menekankan pada bidang Pemasyarakatan, pentingnya penerapan *“3+1 Kunci Pemasyarakatan Maju”* untuk mengoptimalkan proses rehabilitasi. Lebih lanjut, ia menegaskan perlunya peningkatan efisiensi Satuan Operasional Pengamanan Internal (Satops Patnal). Hal ini mencakup pengecekan disiplin pegawai serta penerapan tata cara berpakaian yang sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Jumadi juga menekankan pentingnya pemantauan untuk memastikan semua pegawai mematuhi setiap peraturan dengan disiplin. Tak kalah penting, ia menegaskan bahwa hak-hak dasar dari warga binaan juga harus dipenuhi dan menjadi perhatian utama agar tidak ada satu pun warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang terabaikan. Di sisi lain, untuk sektor Keimigrasian, Jumadi meminta seluruh jajarannya untuk memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat. Hal ini mencakup pelayanan paspor, izin tinggal, serta berbagai layanan lainnya yang membutuhkan perhatian khusus. Dalam konteks penegakan hukum serta pengawasan terhadap orang asing, ia mengharapkan terjalinnya sinergi yang baik dengan aparat terkait. Ini diperlukan untuk mencegah serta meminimalisir potensi pelanggaran yang dapat dilakukan oleh orang asing yang berada di wilayah hukum Indonesia. Akhirnya, Jumadi mengingatkan pesan penting dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Suprtaman Andi Agtas, bahwa seluruh insan Pengayoman harus senantiasa hadir di tengah masyarakat dengan sikap yang profesional dan humanis. Ia juga menekankan bahwa sikap ramah, layanan yang santun, serta perhatian yang tulus adalah elemen penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik. ANTARA