DENPASAR –
**Borneonews - Bangli**, Bupati Bangli, Sang Nyong Sedana Arta, dan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, telah resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Bangli dan Pemerintah Kabupaten Badung. Kesepakatan ini berkaitan dengan kerjasama antardaerah yang bertujuan untuk meningkatkan distribusi serta pemasaran komoditas pangan, serta memaksimalkan pengembangan potensi daerah masing-masing. Dalam acara berlangsung di Ruang Rapat Gedung Bhukti Mukti Bhakti, pada hari Kamis, Bupati Bangli mengungkapkan bahwa kerjasama ini akan fokus pada penguatan distribusi pangan, menstabilkan harga, serta menjawab tantangan dan permasalahan dalam pengendalian inflasi yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, kedua bupati juga menyepakati kerjasama antara Perumda Mangu Giri Sedana dengan Perusda Bukti Mukti Bakti. Kegiatan kerjasama ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan pangan dan membantu petani dalam pemasaran produk mereka. Giri Prasta menjelaskan bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi petani adalah ketidakpastian harga yang dapat menyebabkan produk seperti sayuran dan buah-buahan terbuang jika harga di pasar berada pada tingkat yang rendah. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan akan ada kepastian dalam pemasaran dan harga, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Badung juga menambahkan bahwa hampir 100 persen dari pembangunan Kabupaten Bangli selama dua tahun terakhir didanai melalui bantuan keuangan khusus (BKK) dari Kabupaten Badung. Ia menegaskan pentingnya sinergi antar daerah dalam pengelolaan komoditas yang surplus agar tidak terjadi penurunan harga yang merugikan petani. Giri Prasta menyatakan, "Prinsip kami di Badung adalah mendukung hasil pertanian dari Bangli. Kami berkomitmen untuk mengelola potensi ini secara baik, sesuai dengan motto 'One island, One management, and One commando', yang berarti kita akan menjalankan satu pola dan tata kelola yang efektif untuk menjaga harga komoditas pertanian." Lebih lanjut, ia mengingatkan agar petani tidak terjebak dalam praktik tengkulak dan pengepul yang seringkali menyebabkan harga anjlok. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Badung telah memberikan berbagai bentuk dukungan kepada petani, termasuk subsidi pupuk, bantuan bagi lahan yang mengalami gagal panen, serta penghapusan pajak untuk lahan pertanian. Komitmen ini sebagai langkah nyata untuk melindungi petani dan mempromosikan kebanggaan menjadi petani di daerah tersebut. Acara penandatanganan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli, Ketua DPRD Bangli, Kepala Kejaksaan Negeri Bangli, dan perwakilan Forkopimda Kabupaten Bangli, serta pejabat lainnya yang terlibat dalam pemerintahan di kedua kabupaten. ANTARA