**Borneonews - Deli Serdang**, Pelari asal Jawa Barat, Rikki Marthin Luther Simbolon, berhasil meraih medali emas pada nomor lari 5.000 meter putra dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang dilangsungkan pada tahun 2024. Pertandingan berlangsung di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center, Deli Serdang, dan Rikki mencatatkan waktu impresif 14 menit 35,66 detik.
Dalam perlombaan tersebut, Rikki mampu mengungguli Daniel Simanjuntak dari tuan rumah, Sumatera Utara, yang finish dengan waktu 14 menit 42,15 detik. Pada awal perlombaan, Rikki bersaing ketat dengan wakil dari Bangka Belitung, Robi Syianturi, yang akhirnya menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 15 menit 2,02 detik.
Di dua lap terakhir, Rikki meninggalkan Robi, dan bersaing langsung dengan Daniel, yang sebelumnya berhasil melampaui Robi setelah empat lap. Kemenangan ini menambah deretan prestasi Rikki, mengingat sebelumnya ia juga sukses meraih medali emas di SEA Games Kamboja 2023 dalam nomor lari 10.000 meter.
Namun, meskipun mencatatkan waktu yang sangat baik, Rikki belum berhasil memecahkan rekor PON yang dipegang oleh Eduarddus Nabunome dari Nusa Tenggara Timur sejak tahun 1993, yang memiliki catatan waktu 14 menit 20,24 detik. Selain itu, rekor nasional yang ditetapkan oleh Agus Prayogo dari Jawa Barat, dengan waktu 14 menit 4,29 detik pada tahun 2010, juga masih menjadi tantangan bagi Rikki.
Pada PON XXI kali ini, cabang olahraga atletik nomor 5.000 meter diikuti oleh 10 atlet dari sembilan provinsi, termasuk Jawa Barat, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Papua Pegunungan, Sulawesi Tengah, Aceh, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah. Kejuaraan ini menjadi ajang yang tidak hanya mengetes kemampuan individu, tetapi juga memperkuat persaingan antarprovinsi.
ANTARA
Rikki Marthin Juara Lari 5.000 Meter, Tambah Emas untuk Jabar
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







