**Borneonews - Pekanbaru**, Pemerintah Kota Pekanbaru, yang terletak di Provinsi Riau, telah melaksanakan simulasi Program Makan Siang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) pada tanggal 12 September di dua lembaga pendidikan, yaitu SDN 68 dan SMPN 32. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Kamis dan bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai penyediaan makanan bergizi kepada siswa.
Dalam kegiatan ini, Penjabat Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, turun langsung untuk memantau pelaksanaan simulasi di lokasi, didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, serta berbagai kepala organisasi perangkat daerah lainnya. Risnandar menyatakan bahwa semua persiapan untuk program ini telah dilakukan dengan baik, termasuk penentuan menu makanan yang akan disajikan.
"Secara keseluruhan, Kota Pekanbaru telah siap untuk melaksanakan program yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia terpilih ini," ungkap Risnandar setelah melakukan peninjauan. Ia juga menambahkan bahwa saat ini mereka hanya menunggu petunjuk teknis dari kementerian yang menangani program ini, dan pihaknya berkomitmen untuk mengikuti arahan yang diberikan untuk penerapan lebih lanjut.
Dalam simulasi ini, diperkirakan setidaknya seribu siswa menerima makan siang bergizi secara gratis, meskipun kegiatan simulasi ini hanya berlangsung selama satu hari di kedua sekolah tersebut. "Ini hanya berlangsung sehari, tetapi kami akan mencari lokasi lain yang sesuai untuk mengadakan simulasi serupa di masa mendatang," jelasnya.
Risnandar menambahkan bahwa menu makanan yang disajikan telah melalui proses konsultasi dengan ahli gizi untuk memastikan nilai gizi yang optimal bagi anak-anak. Program ini direncanakan tidak hanya menyasar siswa di tingkat SD dan SMP, tetapi juga akan menjangkau anak-anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).
Lebih lanjut, pihak Pemkot berencana untuk menggandeng pelaku usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Risnandar mengajak para pelaku usaha swasta untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program yang sangat bermanfaat ini. "Sebenarnya, kami mempersiapkan nilai manfaat program ini sebagai langkah prioritas pemerintah, termasuk untuk mencegah terjadinya stunting di kalangan anak-anak," tuturnya.
ANTARA
Simulasi Program Makan Siang Bergizi untuk Siswa di Pekanbaru
Bagikan:

PEKANBARU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







