YOGYAKARTA –
**Borneonews - Yogyakarta**, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) mengingatkan kepada seluruh personel Polri di wilayahnya untuk senantiasa menjaga netralitas menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada tahun 2024. Langkah ini merupakan upaya penting dalam memastikan bahwa proses pemilihan dapat berjalan dengan aman dan demokratis. Kombes Pol. Nugroho Arianto, selaku Kepala Bidang Humas Polda DIY, menegaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan keamanan yang bersinergi dengan TNI serta elemen masyarakat lainnya. "Kami menekankan pentingnya menjaga netralitas dan profesionalisme dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024," ujarnya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Yogyakarta. Sebagai langkah awal, Polda DIY telah menugaskan 27 pejabat utama untuk memberikan asistensi di 27 polsek yang berada di bawah naungan Polresta Yogyakarta dan Polresta Sleman. Asistensi ini tidak hanya berfokus pada aspek netralitas, tetapi juga bertujuan untuk memastikan kesiapan personel Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sebelum Pilkada berlangsung. Mengingat pentingnya peran Polri sebagai penegak hukum yang harus bersikap netral dan profesional, Nugroho menekankan bahwa kegiatan asistensi ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan asistensi ini dimulai sejak malam hari pada Rabu, 11 September 2024, dan diharapkan dapat membantu personel di lapangan untuk bertugas dengan semangat dan profesional sehingga Pilkada dapat berjalan dengan aman, damai, dan demokratis. Siti Nurhayati, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Yogyakarta, menyampaikan bahwa potensi kerawanan terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk anggota TNI dan Polri, dalam pilkada memang lebih besar dibandingkan dengan pemilihan umum sebelumnya. Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam mengawasi netralitas anggota Polri selama tahapan pilkada. Hal ini sangat penting agar semua pelayanan kepada masyarakat tetap dilakukan dengan profesional. Siti Nurhayati juga mengungkapkan rasa syukurnya bahwa Kota Yogyakarta, berdasarkan pengalaman Pemilu 2024, berhasil menjaga netralitas ASN tanpa adanya pelanggaran yang signifikan. ANTARA