PALEMBANG –
**Borneonews - Palembang**, Kontingen PON XXI/2024 Sumatera Selatan berhasil menambah koleksi medali mereka dengan dua medali emas, serta empat perak dan empat perunggu pada hari Kamis, 12 September 2024. Penambahan medali ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam perburuan medali yang berlangsung di dua wilayah, yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Kedua medali emas tersebut diraih oleh pelari 110 meter gawang putra, Rio Malhorta, di Stadion Madya Sena, Medan, serta dari cabang *rowing* yang berlangsung di Aceh. Selain itu, kontingen Sumsel juga mendapatkan empat medali perak, dengan rincian yang berasal dari cabang loncat indah, *rowing*, dan menembak. Selain itu, mereka juga berhasil meraih empat medali perunggu dari cabang dansa, atletik, dan loncat indah. Dengan tambahan medali tersebut, posisi Kontingen Sumsel kini naik tiga peringkat menjadi urutan ke-16 dengan total perolehan medali mencapai tiga emas, sembilan perak, dan 14 perunggu, dengan jumlah keseluruhan medali mencapai 20. Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sumsel, Dr. Arianto, menyampaikan rasa syukurnya, "Alhamdulillah, sepanjang hari Kamis ini kami berhasil menambah dua emas dari cabang dayung dan atletik, ditambah lagi dengan empat medali perak dan perunggu lainnya. Kami berharap tren positif ini dapat berlanjut di hari-hari mendatang." Sementara itu, Sumsel sebenarnya memiliki peluang besar untuk menambah koleksi emas, terutama dari cabang loncat indah melalui atlet M. Ridho Akbar di nomor putra menara 10 meter, 1 meter, dan papan 3 meter. Di nomor papan menara 10 meter, Ridho sempat memimpin pertandingan dengan nilai rata-rata tertinggi. Namun, cedera tangan yang dialaminya di sesi akhir saat melakukan lompatan berdampak negatif terhadap performanya. Akibatnya, nilai yang diraihnya tergeser oleh pesaing dari Jawa Timur, dan Ridho harus puas dengan medali perak. Secara keseluruhan, penampilan Ridho memberikan kontribusi cukup signifikan bagi kontingen Sumsel, dengan sumbangan dua medali perak dan dua perunggu. Cabang loncat indah hingga saat ini telah menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Sumsel, yaitu enam medali. Arianto mencatat, "Meskipun Ridho telah memimpin, cedera yang dialaminya jelas mempengaruhi lompatan dari menara 10 meter, yang harus diawali dengan dukungan menggunakan tangan. Namun, semua atlet telah menunjukkan kinerja maksimal mereka." Perolehan medali pada hari Kamis ini mencatatkan jumlah terbanyak bagi Kontingen Sumsel dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. "Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi pemacu semangat bagi para atlet untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya," ungkap Arianto. Dalam kategori lempar lembing putra, Marsim berhasil mengantongi medali perunggu dengan lemparan sejauh 65,41 meter. Ia harus mengakui keunggulan atlet tuan rumah, Abdul Hafidz, yang meraih emas dengan lemparan terbaik 67,43 meter. Sementara perak diraih oleh Silfanus Ndiken dari Papua Selatan dengan catatan lemparan 66,39 meter. ANTARA