JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Sulawesi Selatan berhasil meraih medali emas dalam kategori *team free routine* renang artistik pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung pada tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Keberhasilan ini tercapai dalam kompetisi yang dilaksanakan di Kolam Renang Selayang, Medan, pada hari Kamis. Dalam perlombaan ini, Sulawesi Selatan berhasil mengumpulkan nilai tertinggi dengan total 70,16, mengungguli tiga kontingen lainnya yang turut berpartisipasi. Tim Sulawesi Selatan menurunkan delapan atlet terbaiknya, yang terdiri dari Amanda Mutiara, Auliya Mustika Putri, Khanza Fathiyyah, Mutiara Nur Azisah, Nawrah Qanita, Nurfa Nurul, Rani Asriani Rahman, dan Rasya Annisa Rahman. Para atlet tersebut secara kompak menampilkan serangkaian gerakan indah yang berhasil memikat perhatian penonton serta juri yang ditugaskan untuk menilai penampilan mereka. Dalam aspek penilaian, Sulawesi Selatan memperoleh nilai 20,40 untuk eksekusi. Sementara dalam kategori *artistic impression*, tim memperoleh angka tertinggi dengan nilai 28,66. Untuk tingkat kesulitan, mereka berhasil mendapatkan nilai 21,10. Kombinasi nilai-nilai tersebut mengantarkan tim Sulawesi Selatan untuk meraih podium tertinggi dalam kompetisi ini. Capaian yang diraih oleh Sulawesi Selatan kali ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dibandingkan dengan PON 2021 yang lalu, di mana mereka hanya mampu meraih medali perak, sedangkan DKI Jakarta sebagai pemenang ketika itu. Pada PON 2024, Sulawesi Selatan sukses mengalahkan DKI Jakarta, yang harus puas dengan medali perak setelah meraih total nilai 69,16. Tim DKI Jakarta ini terdiri dari atlet-atlet yaitu Chelsea Princessa, Danita Elfarianti, Gabrielle Permata, Hilda Tri Julyandra, Maya Anggun Beer, Nadia Tasya Hapsari, Nayla Adiva Nurrisqa, dan Thalita Amabele. Dalam nomor beregu renang artistik tersebut, medali perunggu tidak diperebutkan karena jumlah kontingen yang mengikuti lomba hanya empat tim. Jawa Barat berhasil menempati posisi ketiga dengan total nilai 68,03. Tim Bumi Pasundan menurunkan atlet-atlet Alliya Rahmani, Dinda Cahya Rembulan, Elizabeth Sekar, Gregoria Sharleen, Julyana Maggie Wong, Maharani Sekar, Petra Septaria, dan Sheva Steffani Kwan. Di posisi keempat, D.I Yogyakarta meraih nilai 62,40 dengan komposisi atlet yang terdiri dari Arimbi Prameswari, Aulia Nashwa, Bernadeth Devika, Felinda Sukma Putri, Kayralluvia Anugrah, Lidya Putri Hartini, Sekar Anggita, dan Threea Nabila. ANTARA