SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur telah melakukan sosialisasi mengenai satuan karya (saka) rintisan penanggulangan bencana (PB) kepada para pegiat Pramuka di seluruh Jawa Timur. Acara tersebut berlangsung di Bumi Perkemahan Kokobo Dander Forest yang terletak di Bojonegoro. Dalam kesempatan ini, Sekretaris BPBD Jawa Timur, Andhika N Sudigda, yang juga menjabat sebagai Ketua Saka Rintisan PB, mewakili Kepala BPBD Jatim, Gatot Soebroto. Ia menjelaskan bahwa kehadiran tim BPBD dalam acara ini bertujuan untuk memperkenalkan Saka Rintisan PB yang baru dibentuk oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur minggu sebelumnya. Andhika menjelaskan lebih lanjut bahwa dalam kegiatan ini, Tim Krida Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) Saka PB Jatim telah memanfaatkan mobil edukasi penanggulangan bencana, yang dikenal dengan sebutan *Mosipena*, untuk memberikan pemahaman tentang berbagai potensi ancaman bencana. Mereka juga menjelaskan berbagai jenis bencana yang umum terjadi di Jawa Timur. Melalui sesi edukasi tersebut, tim BPBD turut mengadakan simulasi mengenai pengurangan risiko bencana, evakuasi akibat gempa bumi, serta pemadaman kebakaran. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan para peserta menghadapi situasi darurat serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap bencana. Lebih jauh, BPBD Jatim juga memperkenalkan Krida Kedaruratan dan Logistik (KL). Dalam hal ini, mereka mendemonstrasikan mobil dapur lapangan serta peralatan dan logistik yang diperlukan dalam upaya mitigasi bencana. Semua ini dilaksanakan di area pameran dalam acara yang berlangsung. Demonstrasi ini mencakup pengembangan infrastruktur pendukung, di mana BPBD Jatim telah mendirikan tenda posko, tenda keluarga, serta tenda pengungsi. Mereka juga menyiapkan 80 unit tempat tidur darurat untuk menampung para pengungsi jika diperlukan. Arum Sabil, Kepala Kwarda Jawa Timur, memberikan apresiasi atas kontribusi dan semangat yang ditunjukkan oleh tim BPBD dalam acara tersebut. Dalam upaya untuk memperkuat pengenalan Saka PB, ia secara spontan mengadakan kuis berhadiah dengan total nilai Rp10 juta. Peserta diberikan kesempatan untuk menjawab dua pertanyaan, yaitu tentang kepanjangan BNPB dan BPBD. Di akhir kegiatan, tim BPBD Jatim juga memperkenalkan Krida Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR), yang merupakan salah satu program dalam Saka Rintisan PB. Turut hadir dalam acara ini adalah sejumlah pejabat penting, antara lain Kabid KL BPBD Jatim, Satriyo Nurseno, Plt. Kabid PK Dadang Iqwandy, serta beberapa Kepala BPBD dari kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur. ANTARA