JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Barat**, Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat kini meningkatkan intensitas patroli sebagai usaha untuk mencegah terjadinya tawuran yang belakangan ini masih sering terjadi di wilayahnya. Tindakan tegas ini diambil sebagai langkah preventif demi menjaga keamanan masyarakat setempat. Kepala Satuan Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M Hari Agung Julianto, menyatakan dengan tegas bahwa pihaknya tidak akan memberi kesempatan bagi para pelaku tawuran untuk beraksi di Jakarta Barat. Untuk itu, patroli akan dilaksanakan secara rutin, terutama pada jam-jam rawan, dengan tujuan utama memastikan bahwa lingkungan masyarakat tetap aman dan tertib. Agung menjelaskan bahwa pihaknya akan memperkuat pemantauan di area-area yang dianggap rawan dijadikan tempat berkumpul bagi para remaja. Pada hari Kamis dini hari, tim patroli perintis *Presisi* Polres Metro Jakarta Barat berhasil merespons laporan yang masuk dari warga terkait sekelompok remaja yang berkumpul di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk. Ketika petugas tiba di lokasi sekitar pukul 03.00 WIB, mereka menemukan empat remaja yang tampak mencurigakan. Mengantisipasi kemungkinan tawuran, tim kemudian mengamankan keempat remaja tersebut. Dalam proses pemeriksaan dan penggeledahan, polisi berhasil menemukan dua senjata tajam yang berjenis *cocor bebek*, satu buah celurit, serta sebuah botol jerigen yang diduga mengandung air keras. Setelah penemuan tersebut, semua remaja yang terlibat dibawa ke Polsek Kebon Jeruk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera serta mengurangi potensi terjadinya tawuran di masa depan. ANTARA