BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Kontingen Jawa Timur berhasil mencapai prestasi yang sangat membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara dengan meraih enam medali emas dalam cabang selam kolam atau *finswimming*. Perolehan ini dicapai dalam kurun waktu dua hari, sejak perlombaan dimulai di Kolam Tirta Raya, Banda Aceh. Ketua Pengurus Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Timur, Mirza Muttaqien, menyampaikan bahwa dari enam nomor yang berhasil dijadikan medali emas, lima di antaranya mencetak rekor baru. Rekor ini baik berasal dari pencapaian pribadi atlet maupun memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh atlet lain. "Keberhasilan Jawa Timur meraih enam medali emas, di mana lima di antaranya berhasil memecahkan rekor, adalah suatu kebahagiaan yang luar biasa bagi kami," ungkap Mirza. Pada hari pertama perlombaan yang berlangsung pada hari Rabu, atlet Muhammad Amirullah Al Farizi sukses mencatatkan waktu 36,89 detik, meraih medali emas pada nomor selam 100 meter surface putra. Tidak lama setelah itu, medali emas kedua untuk Jawa Timur diperoleh Janis Rosalita Suprianto yang mencatat waktu 40,12 detik di nomor 100 meter surface putri. Pencapaian Janis tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga berhasil memecahkan rekor miliknya sendiri yang tercatat pada 2016 dengan waktu 40,35 detik. Perolehan emas selanjutnya diraih oleh Andhini Muthia Maulida di nomor 400 meter surface putri dengan waktu 3 menit 26,17 detik. Dalam perlombaan ini, ia berhasil memecahkan rekor nasional yang sebelumnya dipegang oleh Oza Feby Mulyani dengan waktu 3 menit 28,06 detik pada tahun 2021, serta rekor PON Papua 2021. Masuk ke hari kedua perlombaan, Jawa Timur terus menambah daftar medali emas dengan Wahyu Anggoro Tamtomo yang meraih emas pada nomor 50 meter surface putra, dengan waktu 15,21 detik. Dalam pencapaian ini, Wahyu juga berhasil memecahkan dua rekor, yaknirekor nasional yang ia pegang sebelumnya dengan waktu 15,50 detik yang ditetapkan pada tahun 2023, serta rekor PON yang dipegang dari PON XX Papua 2021. Janis Rosalita Suprianto kembali mencetak prestasi di hari kedua dengan medali emas pada nomor 50 meter surface putri dalam waktu 17,86 detik. Dengan waktu tersebut, Janis memecahkan rekor nasional yang sebelumnya ia buat saat SEA Games Kamboja 2023 dan juga rekor PON. Medali emas keenam untuk Jawa Timur diraih oleh Muhammad Amirullah Al Farizi di nomor 200 meter surface putra dengan catatan waktu 1 menit 24,56 detik. Waktu yang dicatatnya tersebut memecahkan rekor nasional dan rekor PON yang sebelumnya dimiliki oleh Petrol Apostle Kambey. "Dari awal, kami berkomitmen agar para atlet bekerja sama dengan pelatih untuk memperbaiki catatan waktu mereka. Tantangan terbesar adalah melawan diri sendiri untuk mencapai hasil terbaik. Jika catatan waktu terus meningkat, medali emas pun akan mengikuti proses tersebut," papar Mirza. Tak hanya enam medali emas, Jawa Timur juga menyumbangkan dua medali perak dari Enny Susilowati Margono pada nomor 50 meter bifins putri dengan waktu 23,22 detik, serta Nafa Amadea pada nomor 200 meter bifins putri dengan waktu 1 menit 53,56 detik. Selain itu, terdapat empat medali perunggu yang diraih oleh Josephine C Suryanto, Achmad Fahrezi Anwar, Mochammad Farid A Najib, serta Andhini Muthia Maulida dalam berbagai nomor yang diikuti. ANTARA