JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI), Heru Sutantio, menjelaskan bahwa terdapat beberapa aspek penting dalam penilaian untuk menentukan pemenang dalam kompetisi dancesport. Menurut Heru, salah satu fokus utama dalam penilaian adalah keselarasan antara suara *musik* dan gerakan kaki para peserta. Hal ini sangat penting agar penampilan mereka terlihat harmonis dan terkoordinasi. Aspek kedua yang menjadi perhatian adalah teknik. Peserta diminta untuk menampilkan kemampuan teknik yang telah mereka asah melalui latihan. Kemampuan ini menjadi indikator utama dalam menilai kualitas penampilan mereka. Selanjutnya, harmonisasi gerakan pasangan juga menjadi poin penilaian. Heru menegaskan bahwa para peserta yang bertanding dalam kategori pasangan harus mampu menunjukkan konektivitas yang kuat. Gerakan di antara kedua pasangan harus saling mengisi dan tidak boleh terputus, menciptakan kesatuan yang jelas di antara mereka. Kecepatan dalam bergerak juga masuk dalam kategori penilaian. Menurutnya, kemampuan untuk bergerak dengan cepat dan lincah adalah hal yang harus diperhatikan oleh para juri selama kompetisi. Saat ditanya mengenai para juri yang bertugas menilai di cabang dancesport pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI, Heru memastikan bahwa semua juri yang dilibatkan adalah ahli di bidangnya masing-masing. Banyak di antara mereka adalah mantan atlet dancesport, yang tentunya memiliki keahlian dan pengalaman yang relevan. Heru juga mengekspresikan rasa syukur dan kebanggaannya karena pada PON XXI tahun ini, kompetisi dancesport berhasil diikuti oleh 219 peserta yang berasal dari 21 provinsi. Ia mencatat bahwa perkembangan ini sangat signifikan, mengingat di tahun 2012 hanya ada 8 provinsi yang berpartisipasi. "Dancesport sudah mulai mendapatkan popularitas di kalangan masyarakat," ujarnya. Ia berharap ke depannya IODI dapat terus berkembang dan memiliki perwakilan di setiap provinsi di Indonesia, sehingga bisa memberikan wadah bagi para atlet dancesport di seluruh tanah air. Dancesport sendiri pertama kali dipertandingkan secara resmi pada Pekan Olahraga Nasional XIX yang berlangsung di Jawa Barat pada tahun 2016. Sebelumnya, ajang ini hanya diadakan sebagai eksebisi pada PON Kabupaten Kalimantan Timur tahun 2008. Dancesport sempat mengalami kesulitan pada PON Riau 2012 ketika harus dibatalkan, namun kini telah resmi diadakan kembali dengan nama yang lebih dikenal saat ini, yaitu dancesport. ANTARA