BATAM –
**Borneonews - Batam**, Dua bersaudara, Andri dan Albert, berhasil mempersembahkan medali perak bagi Kepulauan Riau (Kepri) dalam cabang olahraga biliar yang berlangsung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI. Keberhasilan ini diraih setelah mereka tampil di partai final melawan pasangan pebiliar andalan dari Kalimantan Selatan, Noor Hidayattullah dan Jendy Apriadana. Pertandingan final yang diselenggarakan di Pardede Hall, Medan, pada hari Kamis, menyajikan pertandingan yang sangat ketat. Andri dan Albert harus menelan kekalahan dengan skor 8-6, yang membuat tim dari Kalimantan Selatan meraih medali emas kedua mereka. Meskipun demikian, keberanian dan penampilan kedua anak muda ini patut diacungi jempol. Chris Triwinasis, yang menjabat sebagai Sekretaris Kontingen Kepri, menyatakan bahwa suasana pertandingan final berlangsung sengit. Ia mengungkapkan bahwa setiap kesalahan bisa dimanfaatkan oleh lawan, mengingat tingkat persaingan yang sangat tinggi di ajang ini. "Pertandingan ini sangat kompetitif, terutama mengingat kualitas pebiliar yang berlaga di tingkat nasional," ujarnya. Harmanto, pelatih sekaligus ayah dari kedua atlet tersebut, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian Andri dan Albert. "Mereka harus menghadapi lawan yang sangat tangguh, tetapi Andri dan Albert tetap bermain tanpa rasa penyesalan. Kami sekeluarga sangat bersyukur atas pencapaian ini," katanya. Andri memiliki pengalaman yang cukup baik di tingkat internasional, pernah mewakili Indonesia dalam ajang *Southeast Asian (SEA) Games* dan juga berpartisipasi di PON XX di Papua. Sementara itu, Albert yang masih berstatus pelajar SMA, menjadi atlet termuda dalam cabang olahraga biliar di kompetisi ini. Harmanto menambahkan, "Ini adalah pencapaian besar bagi Andri dan Albert. Sebagai pelatih sekaligus orangtua, saya merasa sangat bangga." Keduanya telah menjalani persiapan yang matang sejak pra-PON pada bulan November lalu, fokus pada latihan dimulai pada bulan Mei. Mereka bahkan menjalani uji coba di Taiwan dan Filipina untuk meningkatkan kemampuan serta daya saing mereka menjelang PON. Kedua bersaudara ini telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras selama masa persiapan, dan hasil yang mereka dapatkan di PON XXI menjadi bukti nyata dari usaha tersebut. ANTARA