MEDAN –
**Borneonews - Medan**, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) saat ini sedang dalam tahap akhir penyelesaian untuk segmen Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan, yang memiliki panjang 19,5 kilometer. Proses ini berlangsung setelah peresmian Jalan Tol Stabat-Kuala Bingai-Tanjung Pura yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Direktur Utama HKI, Aji Prasetyanti, mengungkapkan bahwa hingga bulan Agustus 2024, progres pembangunan Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan telah mencapai sekitar 98,13 persen. "Setelah Tol Tanjung Pura-Pangkalan Brandan sepenuhnya selesai, masyarakat akan memiliki akses untuk melakukan perjalanan dari Medan menuju Pangkalan Brandan melalui Jalan Tol Medan-Binjai dan Jalan Tol Binjai-Pangkalan Brandan tanpa harus berhenti," jelas Aji yang menyampaikan informasi tersebut dalam keterangan tertulisnya. Menurut Aji, pada segmen tol Binjai-Pangkalan Brandan terdapat empat gerbang tol (GT) yang berlokasi di Kabupaten Langkat, yaitu GT Stabat, GT Kwala Bingai, GT Tanjung Pura, dan GT Pangkalan Brandan. Selain pembangunan jalan utama, HKI juga merencanakan pembangunan area istirahat di sepanjang Tol Binjai-Pangkalan Brandan, yang posisinya berdekatan dengan landmark utama dari jalan tol tersebut. Salah satu fasilitas penting yang dibangun adalah Jembatan Sei Wampu. Jembatan ini merupakan jembatan rangka baja terpanjang yang ada di Jalan Tol Trans Sumatera, mencapai total panjang bentang 231 meter, dengan main span sepanjang 130 meter tanpa adanya pilar di tengahnya. Saat ini, HKI telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera dengan total panjang mencapai 336,7 kilometer. Beberapa ruas tol lainnya yang masih dalam tahap konstruksi mencakup Tol Padang-Sicincin sepanjang 37 kilometer, Tol Lingkar Pekanbaru sepanjang 30,57 kilometer, Junction Palembang sejauh 8,26 kilometer, serta Betung-Jambi Seksi I sepanjang 30,8 kilometer dan Betung-Jambi Seksi IVA sepanjang 18,5 kilometer. Sebagai kontraktor utama untuk proyek Jalan Tol Binjai-Pangkalan Brandan, HKI berkomitmen untuk memberikan hasil terbaik dengan standar kualitas yang tinggi. "Kami berharap doa dan dukungan dari masyarakat, agar pembangunan segmen Tanjung Pura-Pangkalan Brandan bisa segera diselesaikan dengan baik," imbuh Aji. Peresmian Jalan Tol Binjai-Pangkalan Brandan untuk segmen Stabat-Kuala Bingai-Tanjung Pura sepanjang 25 kilometer juga dilakukan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 10 September. Dalam acara tersebut, Jokowi meresmikan secara bersamaan Tol Stabat-Tanjung Pura dan Tol Tebing Tinggi-Serbelawan-Sinaksak di Gerbang Tol Sinaksak, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi yang didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, serta Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan. Beberapa pejabat lainnya, termasuk Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Budi Harto, Direktur Utama PT Hutama Marga Waskita Dindin Solakhuddin, serta Direktur Utama HKI, Aji Prasetyanti, dan Direktur Operasi I HKI, Fatma Dewi Setyowati, juga turut hadir dalam peresmian tersebut. HKI memulai pekerjaan di Jalan Tol Binjai-Pangkalan Brandan sejak tahun 2020, sedangkan Tol Stabat-Kuala Bingai-Tanjung Pura adalah kelanjutan dari Jalan Tol Binjai-Stabat sepanjang 12,5 kilometer yang telah beroperasi sejak tahun 2022. Jalan Tol Stabat-Kuala Bingai sepanjang tujuh kilometer telah rampung dan dioperasikan pada bulan Oktober 2023, sementara Jalan Tol Kuala Bingai-Tanjung Pura yang memiliki panjang 18 kilometer dijadwalkan mulai beroperasi pada Januari 2024. ANTARA