JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pengamat politik Hendri Satrio berpendapat bahwa penunjukan figur publik, khususnya artis, sebagai ketua tim sukses dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 merupakan strategi yang cepat untuk meningkatkan popularitas. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks penunjukan Raffi Ahmad sebagai ketua tim sukses untuk pasangan calon Andra Soni-Dimyati Natakusumah di Pilkada Banten, serta Cak Lontong untuk pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta. Menurut Hendri, langkah ini merupakan pendekatan yang efisien untuk membangun pengenalan kepada masyarakat. "Tentu saja, ini adalah jalan pintas bagi pasangan tersebut agar mereka bisa segera dikenal, terutama mengingat popularitas Raffi Ahmad yang sudah tidak diragukan lagi," ungkapnya. Dalam penjelasannya, dia menambahkan bahwa penunjukan artis mencerminkan kebutuhan calon kepala daerah yang ingin menarik massa pendukung dengan cara yang lebih praktis. Lebih jauh, Hendri menyatakan bahwa kehadiran seorang artis di dalam tim sukses diharapkan dapat mempercepat pengumpulan dukungan dari masyarakat serta mendorong publik figur lainnya untuk turut membantu meningkatkan popularitas calon yang diusung. Namun, dia juga mengingatkan akan batasan dari strategi ini. Meskipun dapat meningkatkan eksposur, penunjukan seorang artis tidak menjamin peningkatan elektabilitas dalam proses pemilihan. Hendri Satrio juga menekankan pentingnya pemahaman bagi artis yang menjadi ketua tim sukses terhadap harapan dan aspirasi masyarakat lokal. "Menjadi ketua tim sukses itu bukanlah hal yang mudah. Misalnya, Raffi Ahmad yang hadir di Banten harus dapat memahami apa yang diinginkan dan diharapkan oleh masyarakat di daerah tersebut. Hal ini sangat penting agar strategi yang diambil dapat lebih efektif dalam meraih dukungan," katanya. ANTARA