BORNEONEWS, Palangka Raya - Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan 20 besar calon pimpinan (capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) pada Rabu, 11 September 2024.
Di antara para capim yang lolos, terdapat satu nama yang berasal dari Kalimantan Tengah, yaitu Kapolda Kalteng Djoko Poerwanto.
Djoko Poerwanto merupakan perwira tinggi polisi yang berpengalaman di bidang reserse. Ia menjabat sebagai Kapolda Kalteng sejak 14 Oktober 2023. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat.
Lahir di Pekalongan, Jawa Timur, pada 7 November 1967, Djoko Poerwanto lulus dari Akademi Kepolisian pada 1989, pada 1999 ia mengikuti Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan di tahun berikutnya mengikuti Sekolah Pemimpin (Sespim).
Sepanjang kariernya, ia telah menjabat berbagai posisi penting, termasuk Dirtipidkor Bareskrim Polri, Wadirtipidkor Bareskrim Polri, dan Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri.
Djoko Poerwanto juga tercatat pernah menjabat sebagai Kasubbag Seleksi Ditpers Polda Jambi, Kanit I Reserse Umum Polda Jambi, Kasat II Tipidkor Polda Jambi, Kabag Analis Ditnarkoba Polda Jambi, Kasubdit III Tipidkor Polda Jawa Tengah.
Selanjutnya Djoko dipercaya menjabat Pamen Bareskrim Polri (Penugasan Pada KPK), Kabagops Dittipidkor Bareskrim Polri (2012), Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri (2013), Wadirtipidkor Bareskrim Polri (2018), Dirtipidkor Bareskrim Polri (2019), Kapolda Nusa Tenggara Barat (2021) dan Kapolda Kalimantan Tengah (2023 - Sekarang).
Djoko Poerwanto telah menerima berbagai tanda jasa, termasuk Bintang Bhayangkara Nararya, Satyalancana Jana Utama, Satyalancana Bhakti Pendidikan, dan Satyalancana Pengabdian 8, 16 dan 24 Tahun.
Lolosnya Djoko Poerwanto dalam seleksi capim KPK menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi. Pengalamannya dibidang reserse diharapkan dapat menjadi aset penting dalam memimpin KPK ke depan. (PATHUR/R)









