JAKARTA –
**Borneonews - Istanbul**, Situs *vote.gov* yang merupakan platform resmi untuk informasi pemilu di Amerika Serikat mengalami lonjakan pengunjung yang luar biasa setelah penyanyi terkenal Taylor Swift menyatakan dukungannya untuk calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris. Pengumuman ini dilakukan menjelang pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 5 November mendatang. Ketua Juru Bicara Administrasi Layanan Umum (GSA) melaporkan bahwa dalam waktu singkat setelah pengumuman tersebut, sebanyak 337.826 orang mengakses situs ini. Angka tersebut mencerminkan tingkat ketertarikan dan keterlibatan masyarakat yang cukup tinggi terhadap informasi pemilu. Pada hari Selasa yang sama, Swift menggunakan platform media sosial Instagram untuk menyampaikan pilihannya yang jatuh pada Kamala Harris dan wakilnya, Tim Walz, setelah acara debat langsung yang melibatkan kandidat dari Partai Republik, Donald Trump, dan Harris. Swift juga menyampaikan beberapa kekhawatiran terkait perkembangan *artificial intelligence* atau kecerdasan buatan, yang memengaruhi keputusan publik. Ia mengambil langkah untuk mengungkapkan dukungan terhadap Harris setelah melihat Trump mengklaim bahwa dukungan kepada Harris diperoleh melalui gambar dirinya yang dihasilkan oleh teknologi AI. Melalui unggahan tersebut, Taylor Swift berhasil menarik perhatian banyak orang, terbukti dari lebih dari 10 juta interaksi yang berupa tanda suka di platform Instagram. Fenomena ini menunjukkan bagaimana dukungan dari tokoh publik berpengaruh terhadap partisipasi politik dan kesadaran masyarakat menjelang pemilihan umum. ANTARA