JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Pelatih taekwondo dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Lia Karina Mansur, menyatakan bahwa medali emas yang diraih di kelas -58 kilogram putra pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024 adalah pencapaian di luar ekspektasi yang telah ditetapkan sebelumnya. "Alhamdulillah, kami luar biasa senang dengan hasil ini, karena awalnya kami hanya menargetkan medali perak," ujarnya saat memberikan keterangan di Deli Serdang. Lia percaya bahwa Gigi Adhiyodha, atlet yang baru pertama kali berkompetisi di PON XXI, memiliki potensi untuk mengamankan medali emas. Pada pertandingan final, Gigi berhadapan dengan Bagus Aditya Pratama, atlet taekwondo asal Aceh. Pertandingan tersebut digelar di Martial Arts Arena, Kompleks Sumut Sport Center, Deli Serdang, pada hari Kamis, 12 September. Dalam kompetisi tersebut, Gigi Adhiyodha berhasil meraih kemenangan dan menjadi juara. Lia menegaskan keyakinan pribadinya akan kemampuan Gigi untuk meraih medali emas, mengingat Gigi adalah anak didiknya sejak kecil. Ia juga mengungkapkan bahwa persiapan untuk menghadapi kejuaraan nasional ini memerlukan waktu yang cukup panjang. "Progres yang diperoleh sangat luar biasa. Kami telah mempersiapkan selama dua tahun untuk Babak Kualifikasi PON dan baru-baru ini melakukan uji coba di Thailand selama satu minggu," tambah Lia. Uji coba di Thailand tersebut bertujuan untuk melatih ketangkasan dan mental Gigi Adhiyodha. "Usaha maksimal yang kami lakukan untuk menggali potensi anak-anak kini membuahkan hasil yang manis," ucap Lia, yang juga merupakan mantan atlet taekwondo peraih medali emas pada PON Jawa Barat 2016 dan medali perak di SEA Games XXVI untuk kelas 57 kilogram. Sebagai langkah lanjutan, Lia menyatakan bahwa Gigi Adhiyodha akan dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan internasional. "Naomi ada kejuaraan di Tangerang bulan depan. Ini adalah event *World Taekwondo* yang juga memberikan poin untuk kejuaraan dunia. Jadi, kami akan membawa Yodha untuk bersaing di level internasional," tutup Lia. ANTARA