BANTEN –
**Borneonews - Serang, Banten**, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten sedang melaksanakan pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (*SPKLU*) secara bertahap. Langkah ini diambil untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di wilayah tersebut. Saat memberikan keterangan di Serang, General Manager PLN UID Banten, Moch Andy Adchaminoerdin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah tersedia 41 lokasi *SPKLU* yang tersebar di berbagai titik di Banten. Lokasi-lokasi ini dirancang untuk menunjang pengguna kendaraan listrik. Menurut Andy, setiap stasiun pengisian dilengkapi dengan satu mesin yang memiliki dua hingga tiga colokan. "Target kami tahun ini adalah mencapai 100 colokan, dengan daya masing-masing berkisar antara 50 hingga 100 kWh. Semakin tinggi daya kilowatt, maka semakin cepat proses pengisian daya kendaraan," tuturnya. Perusahaan juga melakukan penambahan titik lokasi *SPKLU* secara berkala. Usaha ini merupakan bagian dari inisiatif untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik, yang merupakan langkah krusial dalam mendukung transformasi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Di kesempatan yang sama, Andy juga menjelaskan mengenai solusi pengisian untuk motor listrik. "Kami menyediakan *boom charger* yang dapat digunakan di rumah melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini sudah dilengkapi dengan kalkulasi yang memudahkan, dan secara keseluruhan dapat meningkatkan efisiensi hingga 40 persen," katanya. Dari sisi strategi, Manajer Strategi dan Pemasaran PLN UID Banten, Hendro Widito, menyampaikan komitmen PLN dalam mempercepat penggunaan kendaraan listrik. Hal ini tercermin melalui pemanfaatan kendaraan operasional berbasis listrik yang dilakukan secara bertahap. Hendro mencatat, pada tahun 2023 terdapat 139 pengguna mobil listrik di Banten. Sementara itu, angka tersebut melonjak menjadi 600 pengguna pada tahun 2024. Pertumbuhan ini menunjukkan minat yang signifikan terhadap kendaraan listrik di wilayah tersebut. PLN Icon Plus juga berupaya memperluas penggunaan aplikasi PLN Mobile sebagai platform digital. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik secara lebih luas. Ke depannya, pengembangan infrastruktur untuk pengisian daya kendaraan listrik akan terus dilakukan. Pada tahun 2024, PLN menargetkan penambahan sebanyak 129 *SPKLU*. Saat ini, pada tahun 2023, terdapat 24 lokasi dengan 47 mesin, dan pada tahun 2024 jumlahnya telah meningkat menjadi 41 lokasi dengan 89 mesin. ANTARA