**Borneonews - Ambon**, Cabang olahraga dayung berhasil menambah koleksi medali perak dan perunggu untuk Provinsi Maluku dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diadakan di Aceh dan Sumatera Utara.
Pada kesempatan ini, pendamping tim dayung Maluku, Joses Santos, mengungkapkan bahwa dari lima nomor final yang diikuti, Maluku memperoleh satu medali perak dan satu medali perunggu. Ia menyampaikan hal ini saat dihubungi dari Ambon pada hari Jumat.
Final dari kompetisi dayung berlangsung di Waduk Keuliling, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Dalam kesempatan itu, medali perak diraih oleh kuartet pedayung Maluku yang terdiri atas Arni Silva Pattipeiluhu, Issa Behuku, Popy Hattu, dan Maria Florensia Bahy. Tim ini berhasil mencatat waktu tujuh menit 40 detik di nomor *rowing Quadruple Scull Putri* (W4X). Meskipun telah memberikan penampilan terbaik, mereka harus puas dengan posisi kedua setelah mengalami persaingan ketat dengan atlet dari Jawa Barat, yang berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu tujuh menit 39 detik. Medali perunggu diraih oleh DKI Jakarta dengan waktu tujuh menit 42 detik.
Joses juga menjelaskan bahwa persaingan antara kuartet Maluku dan Jawa Barat sangat ketat sejak awal perlombaan. Ketepatan waktu yang diperoleh dari kedua tim menunjukkan jarak yang sangat tipis, menambah ketegangan dalam lomba tersebut.
Sementara itu, medali perunggu tambahan bagi Maluku diperoleh oleh Issa Behuku dalam nomor *Single Sculls Putri* (W1X). Ia berhasil menyelesaikan lomba di posisi ketiga dengan waktu delapan menit 37 detik. Medali emas pada nomor ini direbut oleh Mutiara Rahma Putri dari Jambi dengan waktu delapan menit 22 detik, sementara medali perak diraih oleh Nurtang dari Sulawesi Selatan dengan catatan waktu delapan menit 26 detik.
Dalam kesempatan yang berbeda, Ketua Harian KONI Maluku, Mustafa Kamal, menyatakan bahwa Maluku menargetkan untuk meraih antara 10 hingga 15 medali emas dalam kompetisi PON kali ini. Untuk mencapai target ini, Maluku telah mengirimkan 54 atlet yang akan berkompetisi di 13 cabang olahraga, termasuk dayung, karate, selam, kempo, atletik, biliar, kick boxing, *muaythai*, menembak, tarung derajat, tinju, wushu, dan taekwondo. Dari semua cabang yang diikuti, dayung, tinju, dan seni bela diri menjadi andalan Maluku.
Mustafa Kamal juga menambahkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan bonus bagi para atlet yang berhasil meraih medali pada PON XXI. Bonus ini akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan kami telah menjalin komunikasi dengan penjabat gubernur mengenai hal ini, ujar Mustafa Kamal.
Hingga saat ini, Maluku baru mengumpulkan total dua medali perak dan satu medali perunggu dari cabang *muaythai* dan dayung.
ANTARA
Dayung Maluku Raih Medali Perak dan Perunggu di PON XXI
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Komentar (0)
Memuat komentar…







