BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Jawa Tengah berhasil meraih medali emas perdana dalam cabang olahraga aero sport disiplin aeromodelling. Prestasi ini ditorehkan pada nomor balap beregu kendali tali atau F2C, yang berlangsung dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024. Pertandingan digelar di Lanud Maimun Saleh, Kota Sabang, Aceh. Perolehan medali emas ini diraih oleh Iyan Cahya Ismail, yang bertindak sebagai pilot, dan didukung oleh mekaniknya, Kusmanto. Arya Sidharta, Technical Delegate Aeromodelling PON XXI, menginformasikan bahwa untuk nomor F2C, Jawa Tengah berhasil mengalahkan kontingen dari DI Yogyakarta yang meraih medali perak, serta Jawa Barat yang mendapatkan medali perunggu. Arya menjelaskan bahwa pertandingan aeromodelling pada nomor F2C memiliki kesamaan dengan nomor F2D, yang merupakan pertarungan pesawat kendali tali. Namun, kedua nomor tersebut berbeda dalam format permainannya. F2D fokus pada unsur pertarungan atau *combat*, sedangkan F2C lebih menitikberatkan pada kecepatan balapan. "Di dalam F2C, peserta berlomba untuk mencapai waktu tercepat. Dalam kompetisi ini, diperlukan adanya *pit stop*, di mana mekanik harus melayani pesawat dan melakukan *restart engine* sebelum terbang lagi," terangnya. Beliau juga menambahkan bahwa acara aeromodelling pada PON XXI Aceh-Sumut telah dimulai sejak Selasa, 10 September, dan akan berlangsung hingga 19 September. Sebanyak 12 nomor lomba akan dipertandingkan, yang terbagi dalam tiga kategori. Kategori tersebut mencakup terbang bebas tanpa kendali pilot, kendali dengan tali oleh pilot, serta kategori kendali dengan radio. "Setiap harinya, akan ada satu nomor yang diperlombakan, diakhiri dengan final pada sore hari," lanjut Arya. Selain nomor F2C, pertandingan lainnya juga diselenggarakan. Pada nomor F2D, medali emas berhasil diraih oleh Erick Limanhadi dari Jawa Timur, disusul Iyan Cahya Ismail dari Jawa Tengah yang mendapatkan perak, dan Meygi Adi Priyanto asal Kalimantan Barat dengan medali perunggu. Dalam kategori terbang bebas tarik A2 atau F1A putra, medali emas diraih oleh Wisnu Dwi Atmojo dari Banten, diikuti Jajang Nur Jaman dari Jawa Barat dengan perak, serta Astak Triyo Wijnarko dari Kalimantan Barat meraih perunggu. Sementara itu, untuk nomor terbang bebas tarik A2 atau F1A putri, medali emas diraih oleh Novita Sapitri dari Jawa Barat, perak oleh Dicka Cahya Putri dari Jawa Timur, dan perunggu oleh Nanik Nofianti dari Papua. ANTARA