JAKARTA –
**Borneonews - IKN Nusantara,** Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan kepada para menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk menyelesaikan tugas-tugas dan program-program yang telah berjalan dengan baik selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam pernyataannya, Amin mengungkapkan pentingnya penyampaian laporan tentang pencapaian yang telah diraih. "Misi saya adalah agar mereka membuat laporan yang baik mengenai keberhasilan kita. Selesaikan semua hal yang masih tertunda dan berikan saran kepada pemerintah baru untuk memastikan keberlanjutan," ungkap Wakil Presiden dalam acara terakhir Sidang Kabinet Pleno di Istana Garuda, IKN Nusantara, Kalimantan Timur, pada hari Jumat. Amin menekankan pentingnya penyelesaian berbagai masalah yang masih menggantung. Menurutnya, segala sesuatu, termasuk aspek-aspek ekonomi telah direncanakan dengan matang. Terdapat beberapa regulasi yang masih perlu diselesaikan dan sejumlah program yang tengah berjalan, di mana beberapa di antaranya harus dilanjutkan oleh pemerintah berikutnya. Selama masa pemerintahan Kabinet Indonesia Maju yang berdurasi lima tahun, Amin meyakini bahwa para menteri telah bekerja dengan baik dan mencapai hasil yang maksimal. Hal ini diharapkan dapat menjaga tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. "Memang diakui akan terdapat kekurangan, namun secara keseluruhan, pencapaian kita cukup baik," imbuhnya. Wakil Presiden juga mencatat bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam pemerintah saat ini, telah menunjukkan kesediaannya untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik. "Dia adalah bagian dari pemerintahan saat ini, dan ia akan melanjutkan program-program tersebut. Proses keberlanjutan ini memang harus berjalan. Ia akan terus mengerjakan apa yang belum tercapai sebelumnya. Transisi ini berlangsung dengan baik," jelasnya. Dalam sidang kabinet plenaria terakhir itu, Presiden Joko Widodo juga mengimbau kepada seluruh anggota kabinet untuk segera menyelesaikan program-program kerja utama sebelum akhir masa jabatannya pada 20 Oktober 2024. ANTARA